Pererat Silaturahmi, Gus Basith Ajak Warga Kedungrejo Mancing Bareng
BERITA JOMBANG | Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, disambangi Abdul Basith yang merupakan cicit salah satu pendiri ormas Islam terbesar Nahdlatul Ulama (NU), yaitu Mbah KH. Bisri Syansuri, Denanyar. Jum'at (8/12/2023).
Masyarakat lebih akrab menyapa Gus Basith. Merupakan Calon Legeslatif (Caleg) DPRD Kab. Jombang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dapil 6 Jombang meliputi Kecamatan Kesamben, Tembelang, dan Megaluh.
Kedatangan Gus Basith kali ini, untuk mengajak warga Kedungrejo dan masyarakat umum memeriahkan lomba mancing bareng di Dam Kedung, sekaligus mendoakan arwah Alm Arga Saputra yang menjadi korban laka air (5/12) yang lalu.
Tak hanya mancing bersama dan mendoakan arwah Arga, kegiatan yang dilaksanakan siang tadi, merupakan napak tilas sejarah berdirinya NU. Yang mana, para pendiri NU dulu, sering ke Dam Kedung yang pernah menjadi pasar krempyeng. Informasi ini didapat dari ahli sejarah Jombang yang pernah menelusuri sejarah Desa Kedungrejo.
Gus Basith kecil, besar di kalangan pondok pesantren, dan mulai belajar berinteraksi dengan masyarakat umum untuk bersilaturahmi. Salah satunya, mengadakan giat mancing bareng ini.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan sambutan oleh Gus Basith, dan do'a oleh Gus Mujib sebagai pengasuh panti asuhan Al Hidayah Kedungbetik, Kec. Kesamben, Kab. Jombang.
Setelah acara ceremonial, Gus Basith menebar Ikan Lele sekitar 500 ekor ke Dam Kedung, tanda dimulainya mancing bareng. Setiap peserta yang membawa alat pancing, mendapatkan dorprise sebungkus rokok dari salah satu produsen rokok ternama berlogo biksu membawa tongkat, yang mensuport acara tersebut.
Gus Basith berharap, "dengan digelarnya mancing bersama ini, semakin menambah keakraban dengan masyarakat, dan hajat hajat bisa tercapai berkat barokah do'a semua yang hadir, juga barokah Mbah KH. Bisri Syansuri dan Mbah KH. Hasyim Asy'ari", tutupnya. (Dedik)
Editor : Redaksi