Geger !! Puluhan Batu Nisan TPU Dusun Besuk, Diduga Dirusak Orang Tidak Dikenal

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Rusak : Mbah Dun Juru Kunci makam umum dusun Besuk, saat menunjukkan salah satu batu nisan yang diduga dirusak orang tidak dikenal
Rusak : Mbah Dun Juru Kunci makam umum dusun Besuk, saat menunjukkan salah satu batu nisan yang diduga dirusak orang tidak dikenal

SIDOARJO | Warga dusun Besuk desa Sambungrejo, kecamatan Sukodono digegerkan adanya perusakan puluhan batu nisan di tempat pemakaman dusun Besuk, diduga dirusak orang tak dikenal. Perusakan puluhan batu nisan oleh orang tak dikenal tersebut, baru di ketahui penjaga makam Senin (28/8) sekitar pukul 09.00 pagi.

Muhammad Dunyadi penjaga pemakaman umum dusun Besuk saat di temui awak media menceritakan kejadian tersebut. Saat dirinya akan melakukan rutinitas membersihkan pemakaman tersebut, "saya kaget saat melihat banyak batu nisan berserakan, pecah dan tidak berada di tempatnya padahal, jam 11 malam kemarin (Senin malam_red) saya ke pemakaman tidak ada apa-apa, paginya kok seperti ini", ungkapnya. Selasa (29/8/2023)

Mengetahui kejadian tersebut Mbah Dun panggilan akrabnya, langsung lari ke rumah ketua pengurus tempat pemakaman umum untuk melaporkan kejadian tersebut.

Bergegas ketua pengurus pemakaman bersama warga dusun Besuk setelah mendapatkan laporan dari Mbah Dun, mendatangi tempat  pemakaman. Dan benar, ada sekitar tiga puluh lebih batu nisan yang telah dirusak oleh orang tidak bertanggung jawab.

Terpisah, H Masrukhan Kepala desa Sambungrejo mengatakan baru mengetahui berita tersebut pada sorenya (Selasa sore_red). "Kami selaku Pemerintahan Desa, akan melakukan langkah mediasi supaya masyarakat desa Sambungrejo Kondusif", sampainya pada awak kedia dipendopo desa.

Atas adanya kejadian perusakan batu nisan di pemakaman umum dusun Besuk, pengurus ranting dan badan otonomi (Banom) NU desa Sambungrejo, langsung mengadakan rapat khusus bersama pengurus pemakaman dusun Besuk pada hari Senin dengan agenda :
1. Kejadian perusakan Batu nisan ini adalah, bentuk arogansi dan, akan ditindak lanjuti dengan pelaporan kepada pihak berwenang/pihak berwajib.
2. Hasil rapat khusus oleh pengurus ranting dan Banom NU mengamanahkan kepada ust. Ainur Rofiq selaku ketua pengurus makam agar, segera melakukan rapat antara pengurus makam dan korban, untuk mencari solusi pada hari Selasa.
3. Sebagai tindak lanjut hasil rapat pengurus makam, hari Rabu pengurus makam atau korban, bersama akan melakukan koordinasi dengan Polsek Sukodono, untuk menyelesaikan masalah perusakan batu nisan makam umum dusun Besuk. (Boed)