20 Tahun Terbengkalai, TK Negeri 1 Sidoan Nyaris Roboh
Kondisi memprihatinkan TK Negeri 1 Sidoan di Dusun III, Desa Lado, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, menjadi keluhan masyarakat. Bangunan sekolah yang dipenuhi semak, mengalami kerusakan berat, dan tidak lagi layak digunakan membuat proses belajar mengajar terpaksa dipindahkan ke rumah guru yang kondisinya juga telah rusak.
Menindaklanjuti laporan warga, tim wartawan Berita Format melakukan investigasi pada Kamis (23/7/2026). Hasil penelusuran di lapangan membenarkan keluhan masyarakat. Bangunan sekolah terlihat lapuk, atap mengalami kerusakan, dan dinilai membahayakan keselamatan peserta didik apabila tetap digunakan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala TK Negeri 1 Sidoan, Kiratul Mariyah, S.Pd, menjelaskan kerusakan bangunan telah berlangsung sejak sekitar tahun 2006. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar tidak lagi dapat dilaksanakan di gedung sekolah.
"Anak-anak sekarang belajar sementara di rumah guru. Namun rumah guru itu juga sudah rusak dan sebenarnya tidak layak digunakan untuk proses belajar mengajar," ujarnya.
Kiratul menuturkan, sekolah tersebut awalnya bernama TK Dharma Wanita, kemudian menjadi TK-SD Satu Atap, dan sejak 2023 resmi berstatus TK Negeri 1 Sidoan. Meski beberapa kali dijanjikan bantuan, hingga kini revitalisasi belum pernah terealisasi.
Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian karena kondisi rangka atap yang telah lapuk berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Dahniar, S.Pd., M.Si, menjelaskan bahwa sekolah tersebut telah diusulkan memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Namun, proses pengajuan melalui sistem Dapodik diduga terlambat sehingga belum masuk pada tahap sebelumnya.
"Pengajuan revitalisasi harus didukung data Dapodik yang lengkap dan diinput tepat waktu. Saat ini usulan kembali diproses pada tahap kedua. Kita berharap berkas yang telah dilengkapi dapat diterima pemerintah pusat," jelas Dahniar saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (24/7/2026).
Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Ibrahim, S.E., M.AP, mengatakan bangunan tersebut telah diusulkan memperoleh bantuan revitalisasi melalui APBN Kementerian. Pihaknya masih memastikan apakah usulan masuk dalam skema revitalisasi TK atau SD karena berada dalam satu kawasan sekolah.
"Kami berharap usulan ini bisa masuk pada tahap kedua. Sekolah juga harus terus memperbarui kondisi kerusakan di Dapodik karena itulah data utama yang menjadi acuan kementerian," katanya.
Kondisi TK Negeri 1 Sidoan menjadi potret masih adanya persoalan sarana pendidikan dasar yang membutuhkan perhatian serius. Di tengah semangat pembangunan pendidikan yang diusung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui visi "BERANI Cerdas", masyarakat berharap program tersebut dapat diwujudkan secara nyata hingga menjangkau sekolah-sekolah terpencil. Sebab, pendidikan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada proses belajar mengajar, tetapi juga pada tersedianya fasilitas yang aman, layak, dan bermartabat bagi setiap anak.
Reporter : Enos /Asri
Penyunting : W13D
Kategori : Pendidikan
Lokasi : Parigimoutong, Sulawesi Tengah
Sumber : Investigasi
Editor : Redaksi