Pemdes Sumberdadi, Gandeng BPP Mantup Buat Biosaka
LAMONGAN | Pandemi Covid-19 yang sempat melanda beberapa negara didunia dan Indonesia, mengakibatkan banyak program pemerintah yang anggarannya dipangkas untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Tak hanya disektor industri manufaktur, sektor pertanian juga sangat terdampak akibat pandemi Covid-19 hingga, jatah pupuk subsidi untuk petani mengalami pengurangan dari pemerintah. Sementara hasil panen tidak maksimal karena adanya hama dan lain-lain.
Kepala Desa Sumberdadi Sugiono, bersama Koordinator PPL, Penyuluh serta POPT Balai Penyuluan Pertanian (BPP) Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan, berhasil membuat Elisitor Biosaka secara mandiri. Biosaka adalah bahan dari larutan tumbuhan atau rumput yg diketahui mampu melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit serta mampu menekan penggunaan pupuk kimia mencapai 50% - 90% sehingga, biaya yang harus di keluarkan untuk membeli pupuk lebih ringan.
Trobosan ini sangat dinantikan oleh para petani, dengan modal ringan hasil bisa maximal. Pemerintah Desa Sumberdadi bersama BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) serta tim dan Perangkat Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan, melaksanakan Sosialisasi dan praktek langsung cara membuat Biosaka secara mandiri.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kelompok Tani (Poktan) Desa Sumberdadi, Masyarakat dan awak media. Harus diakui keuletan dan kegigihan Kades Sumberdadi serta BPP Kecamatan Mantup yang mana kegiatan ini dapat membantu serta meringankan masyarakat khususnya para petani.
Poktan Desa Sumberdadi diajarkan membuat Biosaka secara mandiri, dengan harapan bisa menghasilkan pertanian organik yang ramah lingkungan sehingga, tidak ketergantungan dengan pupuk kimia.
Masih banyak rencana yang akan di jalankan oleh Pemdes Sumberdadi dan BPP Kecamatan Mantup. Kedepan khususnya di Desa Sumberdadi para Petani/Poktan mengalami kemajuan serta bisa menjadi pilot project tentang pertanian yang ramah lingkungan dan bisa menjadi contoh untuk desa lainnya agar membuat trobosan baru yang bisa meningkatkan produktivitas hasil panen sehingga, kesejahteraan petani meningkat. (Ali-Conglie)
Editor : Redaksi