Tambang Ilegal Masuk Olobaru, Warga Resah
Aktivitas pertambangan emas ilegal dilaporkan mulai merambah Desa Olobaru, Kecamatan Parigi Selatan. Informasi yang dihimpun Jurnalis Berita Format menyebutkan, aktivitas tersebut berlangsung di kawasan Gunung Uwe Longo dan Saluropah, dengan indikasi kuat berupa temuan lubang-lubang galian yang terus membesar.
Warga setempat mengaku khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan. Selain merusak lingkungan, aktivitas tersebut disebut mulai menarik pemodal dari luar daerah.
“Awalnya cuma lubang kecil, sekarang sudah jadi besar dan mulai mengundang investor masuk,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Minggu (3/5/2026).
Diduga, pelaku tambang berasal dari Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, bukan warga setempat. Kondisi ini memicu keresahan karena dikhawatirkan akan memperluas eksploitasi tanpa kontrol.
Saat dikonfirmasi pada Minggu malam, melalui pesan WhatsApp Kepala Desa Olobaru mengaku baru mengetahui informasi tersebut.
“Saya baru dengar soal aktivitas itu,” singkatnya.
Tokoh masyarakat Desa Olobaru mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera turun tangan. Mereka meminta aktivitas tambang ilegal dihentikan sebelum semakin meluas dan berdampak serius terhadap lingkungan serta keamanan wilayah.
Masuknya aktivitas tambang ilegal ke Desa Olobaru bukan sekadar soal “warga luar” yang datang menggali, melainkan cermin lemahnya deteksi dini dan pengawasan wilayah oleh otoritas setempat. Fakta bahwa lubang-lubang tambang bisa berkembang dari kecil hingga membesar tanpa diketahui pemerintah desa menunjukkan adanya jeda serius antara realitas lapangan dan fungsi kontrol pemerintahan.
Lebih mengkhawatirkan, pola klasik mulai terlihat: eksploitasi liar diawali penambang kecil, lalu disusul masuknya pemodal. Jika dibiarkan, ini bukan hanya soal kerusakan lingkungan, tetapi juga potensi konflik sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Aparat penegak hukum dan pemerintah daerah tidak bisa menunggu laporan menjadi “besar” untuk bertindak. Penegakan hukum terhadap tambang ilegal seharusnya bersifat preventif, bukan reaktif. Jika respons tetap lambat, maka yang akan berkembang bukan hanya lubang tambang, tetapi juga lubang kepercayaan publik terhadap negara.
Reporter: Umpe/Asri
Editor: W13D
Kategori: Peristiwa
Lokasi: Parigimoutong, Sulawesi Tengah
Sumber: Aduan Warga
Editor : Redaksi