FLS3N Bululawang Diikuti 24 Sekolah, Ajang Gali Bakat Seni Siswa
Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Kecamatan Bululawang digelar pada Kamis (20/11/2025) di SDN 1 Krebet dengan melibatkan 24 lembaga SD negeri dan swasta. Kegiatan diawali upacara pukul 07.50 WIB yang dipimpin Pengawas SD Kecamatan Bululawang, Drs. H. Muhammad Saikun Hufron, sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan FLS3N.
Sebagai tuan rumah, SDN 1 Krebet di bawah pimpinan Hikmatul Latifah, S.Pd., menyediakan fasilitas kegiatan tahunan ini yang menjadi agenda tetap pendidikan dasar di Bululawang.
FLS3N tahun ini mempertandingkan tujuh cabang seni dan sastra, yaitu, Menyanyi Solo diikuti 22 lembaga, Tari diikuti 24 lembaga, Mendongeng diikuti 22 lembaga, Menulis Cerita diikuti 22 lembaga, Pantomim diikuti 17 lembaga, Gambar Ekspresi diikuti 24 lembaga dan Kriya, 22 lembaga pendidikan negri dan swasta.
Dewan juri berasal dari luar Kecamatan Bululawang, terdiri dari praktisi dan penggiat seni berpengalaman. Setiap cabang lomba menetapkan juara 1, 2, 3, serta Harapan 1, 2, dan 3.
Koordinator FLS3N Kecamatan Bululawang, Ida Dwiyanti, SE., S.Pd., SD, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi wadah pencarian bibit-bibit seni di jenjang sekolah dasar.
“Tujuan kegiatan ini adalah mencari talenta baru di bidang seni, budaya, dan kreasi. Dari sinilah bakat-bakat anak bisa muncul dan dikembangkan hingga ke tingkat kabupaten bahkan nasional,” ujarnya.
“Saya berharap anak-anak yang memiliki kemampuan seni dapat terus mengembangkan kreativitasnya ke depan,” tambahnya.
Ketua K3S Kecamatan Bululawang, Aries Dwi Wijayanto, M.Pd, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan.
“FLS3N berjalan berkat dukungan seluruh sekolah, pengawas, dan panitia. Kegiatan ini adalah wadah menggali potensi siswa, baik dalam mendongeng, pantomim, tari, hingga gambar ekspresi. Panitia bekerja sangat kompak dari awal hingga akhir,” ungkapnya.
Kepala SDN 1 Krebet, Hikmatul Latifah, S.Pd, menyebut penyelenggaraan berlangsung baik meski ia menilai lokasi perlu diperluas di masa depan.
“Pelaksanaan hari ini berjalan lancar berkat kerja sama panitia, pengawas, K3S, dan seluruh kepala sekolah. Ke depan mungkin dibutuhkan lokasi yang lebih luas agar kegiatan bisa lebih leluasa,” kata Ifah, sapaan akrabnya.
“Panitia sangat membantu, dan setelah kegiatan semua dikembalikan seperti sedia kala. Ini bentuk kerja sama yang luar biasa,” tambahnya.
Pengawas SD Kecamatan Bululawang, Drs. H. Muhammad Saikun Hufron, menegaskan bahwa FLS3N dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi seluruh unsur pendidikan.
“Kegiatan ini dapat berlangsung karena kerja sama dari sekolah, panitia, K3S, dan masyarakat. Ini bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan potensi anak-anak Bululawang,” ujarnya.
Reporter: T2
Editor: W13D
Kategori: Pendidikan
Lokasi: Malang, Jawa Timur
Sumber: Liputan Khusus
Editor : Redaksi