Presiden Prabowo Luncurkan Program Digitalisasi Pendidikan, Mendagri Tito Pastikan Pemerataan di Daerah

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Presiden RI Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat dan mandat kepada Mentri Dalam Negri, Tito Karnavian untuk mengawal program digitalisasi sekolah seluruh Indonesia (foto : puspen mendagri/asri_berita format)
Presiden RI Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat dan mandat kepada Mentri Dalam Negri, Tito Karnavian untuk mengawal program digitalisasi sekolah seluruh Indonesia (foto : puspen mendagri/asri_berita format)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11). Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian turut mendampingi, menegaskan komitmen pemerintah mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi hingga level daerah.

Sebagai kementerian pembina pemerintahan daerah, Kemendagri memastikan kebijakan digitalisasi diterapkan merata di seluruh wilayah Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo meninjau fasilitas sekolah, mengikuti proses belajar di kelas yang menggunakan interactive flat panel (IFP), serta berdialog virtual dengan guru dan siswa dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya digitalisasi sebagai langkah strategis mempercepat kemajuan pendidikan nasional.

“Pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa. Hanya melalui pendidikan kita bisa menjadi negara yang berhasil,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa para tokoh bangsa sejak masa perjuangan sudah menaruh perhatian besar pada pendidikan mulai dari pesantren, sekolah rakyat, hingga Taman Siswa sebagai fondasi membangun bangsa yang cerdas dan menguasai sains.

Transformasi pendidikan, lanjut Presiden, akan terus dipacu agar sekolah-sekolah Indonesia mampu bersaing dengan negara maju.

“Program ini sudah menunjukkan potensi keberhasilan. Namun kita tidak boleh cepat puas,” tandasnya.

Program digitalisasi ini diikuti secara daring oleh 1.337 sekolah di 38 provinsi, sebagai langkah percepatan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia maju.

Acara tersebut juga dihadiri Menko PMK Pratikno, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Reporter: Asri
Editor: W13D
Kategori: Pendidikan
Lokasi: Bekasi, Jawa Barat
Sumber: Puspen Kemendagri