Tiga Sekolah di Sigi Dapat Bantuan Toilet Baru dari Kemen Trans: Dorong Kebersihan dan Kenyamanan Belajar

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Om progres pengerjaan toilet SMPN 13 Sigi (foto : agus_berita format)
Om progres pengerjaan toilet SMPN 13 Sigi (foto : agus_berita format)

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta kebersihan lingkungan belajar pada kawasan transmigrasi, Kementerian Transmigrasi melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sigi melaksanakan program pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sanitasi di sejumlah sekolah.

Tahun ini, tiga sekolah memperoleh bantuan pembangunan toilet, yakni SMPN 13 Sigi, SMP Negeri Satap 11 Sigi, dan SDN Watunonju, dengan total anggaran Rp596.647.345. Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Lara Utama Mandiri.

Kepala SMPN 13 Sigi, Wiwik Ardianto, S.Pd, mengapresiasi penuh bantuan tersebut. Ia mengatakan fasilitas toilet empat pintu lengkap dengan wastafel, urinoir, serta closet duduk dan jongkok ini menjadi solusi atas keterbatasan sarana sanitasi di sekolahnya.

“Dari 356 siswa, sebelumnya kami hanya memiliki enam toilet. Itu sangat tidak memadai. Dengan bantuan toilet baru ini, kebutuhan siswa bisa lebih terpenuhi. Kami sangat bersyukur,” ujar Wiwik, Senin (17/11).

Ia menambahkan, fasilitas baru tersebut tidak hanya menunjang kenyamanan, tetapi juga menjadi ikon kebersihan sekolah.

“Toiletnya sangat mewah. Sekolah yang bersih terlihat dari WC yang bersih. Kami akan menyiapkan anggaran untuk petugas cleaning service agar fasilitas ini tetap terawat dan tidak hanya menjadi kenangan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala SDN Watunonju, Gisman, S.Pd, yang menyebut bantuan toilet baru sangat membantu meningkatkan standar kebersihan sekolahnya.

“Alhamdulillah, dengan jumlah siswa 124 orang, fasilitas baru ini sudah memenuhi standar pendidikan dan lingkungan yang sehat. Kami berterima kasih kepada Kementerian Transmigrasi dan berkomitmen merawatnya sebaik mungkin,” ungkap Gisman.

Program rehabilitasi fasilitas sanitasi ini diharapkan dapat memperkuat lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan layak bagi siswa di kawasan transmigrasi Kabupaten Sigi.

Reporter: Agus
Editor: W13D
Kategori: Pendidikan
Lokasi: Sigi, Sulawesi Tengah
Sumber: Wawancara Narasumber