Pedang Pora dan Becak Kehormatan, Cara Humanis Kapolres Jombang Lepas 27 Anggota Purna Tugas
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai halaman Mapolres Jombang, Senin (10/11). Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR memimpin langsung tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan bagi 27 anggota Polri yang memasuki masa purna tugas.
Momen tersebut menjadi lebih berkesan saat Kapolres bersama para pejabat utama Polres mengayuh becak yang telah dihias indah, mengantarkan para purnawirawan sejauh 100 meter dari halaman Mako Polres menuju Jalan KH. Wahid Hasyim. Tradisi unik ini menjadi simbol penghargaan dan bentuk apresiasi atas pengabdian panjang para anggota yang telah menuntaskan tugasnya sebagai abdi negara.
“Dengan tradisi seperti ini, kami ingin memberikan kesan yang mendalam bagi rekan-rekan yang telah puluhan tahun mengabdi. Mereka layak mendapatkan penghormatan setinggi-tingginya,” ujar AKBP Ardi Kurniawan saat ditemui usai prosesi.
Kapolres menambahkan, pelepasan dengan becak bukan sekadar seremoni, tetapi mengandung makna filosofi mendalam tentang kesederhanaan dan pengabdian.
> “Polri berasal dari masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan akhirnya kembali kepada masyarakat. Simbol naik becak ini menunjukkan bahwa kita semua sama, tetap sederhana, dan terus mengabdi walau tanpa seragam,” tuturnya.
Dari 27 anggota yang pensiun, 18 orang hadir langsung dalam prosesi. Mereka berjalan melewati barisan pedang pora dengan langkah khidmat, sebelum naik ke atas becak yang dikayuh langsung oleh para pejabat Polres. Upacara juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan dan kalungan bunga sebagai tanda jasa serta penghormatan.
Tradisi pedang pora ini, yang biasanya dilakukan saat pelantikan anggota baru, kini juga menjadi simbol penghargaan bagi mereka yang telah menutup masa tugas dengan kehormatan.
AKBP Ardi berharap agar para purnawirawan tetap menjadi teladan di tengah masyarakat.
> “Meski sudah tidak lagi berdinas, semangat dan dedikasi mereka diharapkan terus hidup di tengah masyarakat. Purnawirawan tetap bagian dari keluarga besar Polri,” pungkasnya.
Dengan tradisi yang penuh makna ini, Polres Jombang menunjukkan sisi humanis kepolisian—bahwa penghargaan terhadap pengabdian dan kesetiaan anggota tak hanya diucapkan, tapi juga diwujudkan dengan penuh rasa hormat dan kebersamaan.
Penulis: Sulistyowati
Editor: Hartono
Kategori: Daerah
Lokasi: Jombang, Jawa Timur
Editor : Redaksi