Pembangunan Jembatan Dinopi–Salu Kembali Dilanjutkan, Target Rampung Akhir Desember
Setelah sempat terhenti beberapa pekan, pembangunan Jembatan Dinopi–Salu di Kelurahan Tambun, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, kembali dilanjutkan. Proyek strategis yang menghubungkan dua wilayah ini menjadi harapan besar warga setelah jembatan gantung sebelumnya ambruk pada tahun 2022.
Jembatan sepanjang 100 meter tersebut dibangun dengan anggaran Rp3.174.763.000 yang bersumber dari APBD 2025, dan dikerjakan oleh CV. Mulia Raya dengan waktu pelaksanaan 200 hari kalender.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Tolitoli, Sahabuddin, S.ST, menjelaskan bahwa keterlambatan pekerjaan terjadi karena faktor teknis di lapangan.
“Pekerjaan sempat tersendat karena persoalan harga penurunan pada pemasangan cetakan buis jembatan. Kami lakukan analisis ulang sesuai harga wajar dan hasil penyelidikan tanah, sebab ada pancang yang turun tidak sesuai desain,” jelas Sahabuddin, Rabu (29/10).
Ia menegaskan, pihaknya tetap menargetkan penyelesaian proyek sesuai kontrak kerja.
“Insyaallah semua rampung sesuai kontrak pada 31 Desember, agar jembatan ini segera dimanfaatkan warga sebagai akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dengan aman,” tambahnya.
Sementara itu, Ria, warga Kelurahan Salu, menyampaikan rasa syukur atas kelanjutan proyek tersebut.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah. Sejak jembatan ambruk tahun 2022, aktivitas warga sangat terganggu. Kami harus menyeberang naik perahu untuk berdagang dan anak-anak sekolah,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan jembatan segera selesai agar aktivitas ekonomi warga dapat kembali pulih.
“Kalau jembatan sudah bisa digunakan, perekonomian pasti tumbuh lagi,” tutupnya.
Penulis: Agus
Editor: W13D
Kategori: Daerah
Lokasi: Tolitoli, Sulawesi Tengah
Editor : Redaksi