Warga Poongan Bertahan di Rumah Rusak, Pemerintah Kabupaten Dinilai Abai
Rabu, 29 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Buol, Sulawesi Tengah | Kategori; Daerah | Penulis; Agus
Kondisi ratusan rumah warga di Desa Poongan, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, kini sangat memprihatinkan. Sebagian besar rumah yang tersebar di tiga dusun tersebut tergolong tidak layak huni, namun hingga kini belum mendapat perhatian maupun bantuan dari pemerintah daerah.
Salah satu warga, Anto, menuturkan bahwa rumah yang ia tempati bersama keluarga mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana tanah bergeser yang terjadi pada bulan Ramadan lalu.
“Sebagian dinding rusak dan lantai sudah amblas. Sejak kejadian itu belum ada bantuan perbaikan dari pemerintah kabupaten,” ungkapnya, Senin (27/10).
Ia berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan stimulan perbaikan rumah, sehingga keluarganya bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman.
Hal senada disampaikan oleh Ketua RT V Desa Poongan, Suroto, yang mengungkapkan bahwa ada empat rumah warga dan satu masjid yang mengalami kerusakan cukup parah.
“Setelah tanah bergerak, pemilik rumah terpaksa pindah sementara ke Kota Buol untuk mencari pekerjaan. Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah, karena sampai sekarang belum ada bantuan apa pun,” ujarnya.
Menurutnya, para warga korban tanah bergeser kini sangat membutuhkan hunian layak dan bantuan perbaikan infrastruktur dasar.
Sementara itu, Kepala Desa Poongan, Yahidin, membenarkan kondisi warganya yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Ia menjelaskan bahwa wilayah RT V dan VI merupakan kawasan transmigrasi lama yang telah dihuni lebih dari 15 tahun, namun kini banyak mengalami kerusakan dan keterbatasan sarana.
“Ada lebih dari 100 rumah warga di tiga dusun yang kondisinya sudah tidak layak huni. Banyak keluarga masih tinggal bersama orang tua karena tak mampu membangun rumah sendiri,” kata Yahidin.
Ia mengungkapkan, pihak pemerintah desa telah beberapa kali mengusulkan bantuan program rumah tidak layak huni (RTLH) ke pemerintah daerah, namun hingga kini belum juga terealisasi.
“Kami akan kembali menyampaikan usulan proposal ke Gubernur Sulawesi Tengah melalui Dinas Perkimtam agar Desa Poongan bisa mendapat bantuan program perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” pungkasnya.
Editor : Redaksi