Anggota DPRD Mojokerto Tinjau Kondisi Bu Mari’ah, Korban Infeksi Kaki dari UMKM Keripik Usus
Rabu, 15 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Mojokerto, Jawa Timur | Kategori; Politik | Penulis; Hartono
Kondisi memilukan dialami Mari’ah (45), warga Dusun Pendowo, Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Ibu tiga anak ini kini harus bergantung pada alat bantu berjalan setelah kaki kanannya terinfeksi akibat luka yang tak kunjung sembuh.
Infeksi tersebut bermula dari luka kecil di bawah lutut yang diderita saat bekerja di usaha rumahan keripik usus ayam. Karena sering bersentuhan dengan kotoran usus ayam dan tidak segera diobati, luka itu memburuk hingga membuatnya sulit beraktivitas.
Melihat kondisi tersebut, Ahmad Luthfy Ramadhani, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Mojokerto dari Fraksi PKB, melakukan kunjungan langsung ke rumah Bu Mari’ah di Dapil V Mojokerto. Ia datang bersama rekan dari Srikandi Pengawas Bumi Wilwatikta untuk meninjau kondisi kesehatan dan tempat tinggal warga yang kini menjadi kepala keluarga dengan dua anak yang masih sekolah itu.
Ahmad Luthfy menilai kondisi Bu Mari’ah memerlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
“Bu Mari’ah bukan hanya berjuang melawan sakit, tetapi juga menghadapi keterbatasan ekonomi dan rumah yang tidak layak. Pemerintah harus segera hadir membantu agar beliau bisa bangkit kembali,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya langkah nyata dari instansi terkait.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan pihak kesehatan agar bantuan segera disalurkan, baik untuk pengobatan maupun perbaikan rumahnya. Warga seperti Bu Mari’ah tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Bu Mari’ah yang diketahui tidak mendapatkan PKH, BLT dan PIP, dengan mata berkaca-kaca mengungkapkan rasa haru atas perhatian yang diberikan.
“Saya tidak menyangka akan dikunjungi langsung. Saya hanya ingin sembuh dan bisa kembali bekerja untuk anak-anak saya,” tuturnya pelan.
Kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat kecil yang membutuhkan kepedulian nyata dari pemerintah dan wakil rakyat, agar tak ada lagi warga yang terabaikan di tengah keterbatasan hidup.
Editor : Redaksi