SLB Negeri Dalaka Terima Bantuan Revitalisasi Rp1,4 Miliar untuk Tingkatkan Fasilitas Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus
Selasa, 7 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Donggala, Sulawesi Tengah | Kategori; Pendidikan | Penulis; Agus
Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Dalaka, Kabupaten Donggala, menjadi salah satu lembaga pendidikan khusus di Sulawesi Tengah yang menerima program revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah. Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 dengan nilai Rp1,4 miliar, dilaksanakan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah.
Revitalisasi tersebut mencakup pembangunan ruang pembelajaran khusus, pembangunan ruang kelas baru, serta rehabilitasi ruang administrasi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan lingkungan belajar bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Kepala SLB Negeri Dalaka, Baharuddin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dalam memperkuat layanan pendidikan inklusif di daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah melalui Dinas Pendidikan Sulteng atas bantuan revitalisasi ini. Dengan adanya pembangunan ini, anak-anak berkebutuhan khusus akan lebih nyaman belajar dan bisa mengembangkan potensi diri mereka,” ujar Baharuddin, Senin (6/10/2025).
Ia menjelaskan, progres pembangunan saat ini telah mencapai 45%, dan ditargetkan akan meningkat menjadi 50�lam minggu ini sebagai dasar pengajuan termin kedua.
“Kami optimistis pekerjaan berjalan sesuai rencana. Saat ini progresnya sudah 45�n minggu ini bisa mencapai 50%," tambahnya.
Baharuddin juga berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut, terutama untuk pembangunan ruang keterampilan yang berfungsi mengasah bakat dan kemandirian siswa disabilitas.
“Ke depan kami masih membutuhkan ruang keterampilan agar siswa bisa menggali potensi sesuai minat dan bakat mereka,” harapnya.
Program revitalisasi di SLB Negeri Dalaka menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik di Sulawesi Tengah.
Editor : Redaksi