Warga Sibualong Desak Kades Mundur, PMD Bentuk Tim Bahas Kasus Asusila

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Dari Kiri Ke Kanan: Moh. Tahir (Sek. FMPMS), Erwin Bustamin (Ketua FMPMS), Syahrul Lamanaga (Anggota), Mustapa (Anggota) Foto : asri_beritaformat.com
Dari Kiri Ke Kanan: Moh. Tahir (Sek. FMPMS), Erwin Bustamin (Ketua FMPMS), Syahrul Lamanaga (Anggota), Mustapa (Anggota) Foto : asri_beritaformat.com

Selasa, 7 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Donggala, Sulawesi Tengah | Kategori; Peristiwa | Penulis; Asri

Dugaan kasus video asusila yang menyeret nama oknum Kepala Desa Sibualong memicu gelombang kemarahan warga. Mereka menilai pemimpinnya tidak pantas lagi menjabat dan mendesak agar segera mundur dari jabatannya.

“Pak Kades Sibualong masih masuk kantor, harusnya tahu diri dan tahu malu juga dengan video asusilanya,” ujar salah satu anggota Forum Masyarakat Peduli Moral Sibualong (FMPMS) yang ditemui baru-baru ini.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk mengambil langkah tegas.

“Pemda harus berhentikan Kades Sibualong. PMD jangan diam, harus tegas,” lanjutnya.

Kasus ini kini tengah berproses di ranah hukum. Melalui FMPMS, warga telah melaporkan dugaan tindak pidana video pornografi ke Polsek Balaesang pada Sabtu (4/10). Namun karena kasus ini berkaitan dengan kejahatan siber, laporan tersebut diarahkan ke Direktorat Siber Polda Sulawesi Tengah.

Untuk memastikan proses hukum berjalan, FMPMS menunjuk pengacara Firmansyah, S.H., sebagai pendamping hukum.

“Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas dan memastikan proses hukumnya berjalan sesuai koridor hukum. Jika benar pelaku dalam video itu adalah Kades Sibualong, maka harus dijerat hukum,” tegas Firmansyah.

Menanggapi perkembangan kasus ini, Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas PMD.

“Kami akan pertanyakan ke dinas terkait (PMD) sebagai dinas teknis,” ujarnya singkat saat ditemui usai menghadiri pertemuan dengan P3K.

Sementara itu, Kadis PMD Donggala, Fauziah, membenarkan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk membahas dan menindaklanjuti kasus tersebut.

“PMD sudah lakukan tindakan sesuai ketentuan. Saat ini prosesnya sedang berjalan. Dalam waktu dekat, kami akan sampaikan hasilnya ke media,” tutur Fauziah saat dikonfirmasi.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik Donggala. Warga berharap penegakan hukum berjalan transparan dan pemerintah daerah segera mengambil sikap tegas terhadap Kades Sibualong yang diduga terlibat dalam skandal asusila tersebut.