Bupati Tojo Una-Una Serahkan SK Pengangkatan PPPK Tahap Satu

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Sumringah : sejumlah PPPK yang baru mendapatkan SK pengangkatan dari Bupati bahagia dan berfoto bersama Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-Una (foto : ashari_beritaformat.com)
Sumringah : sejumlah PPPK yang baru mendapatkan SK pengangkatan dari Bupati bahagia dan berfoto bersama Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-Una (foto : ashari_beritaformat.com)

Senin, 8 September 2025 | Redaksi BEROTA FORMAT | Tojo Una-una, Sulawesi Tengah

Kategori; Daerah | Penulis; Ashari

Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap satu pada, Senin (8/9/2025). Kegiatan berlangsung di pelataran upacara yang dihadiri Bupati Ilham Lawidu, jajaran eselon II dan III, serta fungsional lingkup Pemkab Tojo Una-Una.

Seluruh PPPK yang lulus tampak hadir dan berbaris rapi meski di bawah terik matahari. Momen ini menjadi tonggak awal pengabdian mereka setelah dinyatakan lulus seleksi.

Dalam sambutannya, Bupati Ilham Lawidu mengingatkan para P3K agar bersyukur atas kesempatan ini.

“Bapak ibu harus berterima kasih kepada Allah SWT, kepada Presiden, Wakil Presiden, kementerian, dan DPR RI yang telah mengambil kebijakan pengangkatan P3K. Gaji yang awalnya hanya sekitar Rp1 juta kini naik menjadi Rp3 juta, hampir dua kali lipat,” ujarnya.

Meski demikian, Ilham menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan ini juga menuntut kerja keras pemerintah daerah dalam menyiapkan anggaran.

“Untuk P3K tahap satu, tahap dua, dan paruh waktu, kita membutuhkan anggaran Rp258 miliar per tahun hanya untuk gaji. Ini butuh kerja keras bersama, tapi saya yakin bisa kita laksanakan jika saling mendukung,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar para P3K yang baru dilantik tidak menjadi penghambat program prioritas pemerintah daerah yang telah tertuang dalam RPJMD.

“Yang banyak bekerja di lapangan adalah bapak-ibu P3K. Karena itu manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tidak ada artinya seorang bupati dan wakil bupati tanpa dukungan bapak-ibu semua,” tutup Ilham Lawidu.