Kerusuhan di Kediri: DPRD Dibakar, Massa Rusak Fasilitas Publik, Polisi Tindak Tegas

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Caos : massa aksi terlibat bentrok dengan petugas kepolisian hingga melakukan pengrusakan dan membakar sejumlah fasilitas umum (foto : qrisna_beritaformat.com)
Caos : massa aksi terlibat bentrok dengan petugas kepolisian hingga melakukan pengrusakan dan membakar sejumlah fasilitas umum (foto : qrisna_beritaformat.com)

Sabtu, 30 Agustus 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Kediri, Jawa Timur

Kategori; Peristiwa | Penulis; Q-Risna

Gedung DPRD Kota Kediri terbakar, sejumlah fasilitas publik rusak, dan ribuan demonstran bentrok dengan aparat, Sabtu (30/8/2025) malam. Insiden ini terjadi setelah aksi di depan Mapolres Kediri Kota memanas, berujung pelemparan batu dan bom molotov.

Pantauan awak media, empat mobil dinas polisi hancur, tiga sepeda motor terbakar, dan sejumlah kantor polisi serta fasilitas publik lain rusak parah. Massa juga menjarah isi Gedung DPRD sebelum api melalap seluruh bangunan.

Seorang saksi mata menyatakan, “Api di DPRD membesar begitu cepat, langit malam tampak merah menyala. Massa tampak sengaja menyerang gedung dan fasilitas sekitar,” ungkapnya.

Setelah meninggalkan DPRD, massa bergerak ke Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, merusak pagar dan melempar batu ke dalam kantor. Meski aparat TNI–Polri sudah berjaga, gelombang massa yang diperkirakan ribuan orang sulit dikendalikan.

Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan, pihaknya akan menindak tegas pelaku sesuai UU 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat, serta KUHP Pasal 187 dan 170 terkait pengrusakan dan kekerasan terhadap petugas.

“Aparat gabungan sedang melakukan identifikasi pelaku, termasuk penyidik Polres dan Polda akan menindak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolres.

Kerugian negara akibat kerusuhan ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah, meliputi gedung DPRD, kendaraan dinas, dan fasilitas publik. Saksi dan media lokal juga menyoroti dugaan provokasi yang memicu kekerasan, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, situasi Kediri masih panas dan mencekam, dengan aparat TNI–Polri siaga di titik rawan. Publik diimbau tetap tenang dan menghindari lokasi demonstrasi.