Mendagri Kukuhkan Pengurus APKASI 2025–2030, Dorong Bupati Cari Solusi Daerah dan Tingkatkan PAD

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Secara simbolis Mentri Dalam Negri, Tito Karnavian, menyerahkan surat keputusan pengukuhan Dewan Pengurus APKASI masa bakti 2025-20230 (foto : humasmendagri/asri_beritaformat.com)
Secara simbolis Mentri Dalam Negri, Tito Karnavian, menyerahkan surat keputusan pengukuhan Dewan Pengurus APKASI masa bakti 2025-20230 (foto : humasmendagri/asri_beritaformat.com)

Kamis, 17 Juli 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Jakarta

Kategori: Nasional | Penulis: Asri

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2025–2030. Pengukuhan tersebut berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Kamis, 17 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Mendagri menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru dan mendorong peran aktif para bupati dalam menyuarakan persoalan daerah sekaligus mencari solusi, terutama terkait persoalan politik lokal yang kerap berbiaya tinggi.

Tito juga menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kemudahan perizinan, serta penguatan sektor swasta. Ia menyatakan bahwa Kemendagri tengah menyiapkan unit khusus di bawah Direktorat Jenderal untuk menangani penguatan BUMD.

Tak hanya itu, Mendagri mengingatkan para kepala daerah agar menghindari praktik korupsi. Menurutnya, hukum sudah memahami berbagai modus pelanggaran, sehingga bupati diminta lebih berhati-hati dan transparan.

Ia juga mendorong APKASI membentuk forum internal untuk menginventarisasi dan menyampaikan masalah daerah kepada pemerintah pusat dan provinsi.

“Saya siap hadir dalam forum yang dibentuk APKASI bersama para Dirjen di Kemendagri. Kita cari solusi konkret bersama, agar daerah bisa bergerak lebih fleksibel,” tegas Tito.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Menteri Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Yandri Susanto, serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia.