Bupati Sidrap Buka Operasi Gratis Bibir Sumbing ke-11: 287 Pasien Telah Tertangani Sejak 2014

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif membuka acara operasi bibir sumbing dan langit-langit dalam rangka bakti sosial reuni Alumni SMAN 1 Sidrap Angkatan 2004 (foto : anshar_beritaformat.com)
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif membuka acara operasi bibir sumbing dan langit-langit dalam rangka bakti sosial reuni Alumni SMAN 1 Sidrap Angkatan 2004 (foto : anshar_beritaformat.com)

FORMAT SIDRAP | Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah secara resmi membuka kegiatan bakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan lelangit Berbagi Senyum ke-11 di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap.

Kegiatan ini melibatkan Pemkab Sidrap, Yayasan Celebes Cleft Center, tim medis Universiti Teknologi MARA (Malaysia), RSGM Unhas Makassar, PDGI, Komunitas The Fhezer Komsa, dan alumni SMAN 1 Sidrap angkatan 2004.

Acara pembukaan berlangsung pada, Jum'at (28/6/2025) malam, di Rumah Jabatan Bupati Sidrap. Sedangkan kegiatan medis dilakukan di RSUD Nene Mallomo Sidrap, untuk membantu masyarakat yang mengalami celah bibir dan lelangit, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu, serta meningkatkan akses terhadap layanan bedah mulut secara gratis.

Tim dokter dari dalam dan luar negeri melakukan operasi bedah bibir dan lelangit tanpa biaya. Kegiatan ini telah dilakukan rutin sejak 11 tahun lalu dan telah membantu 287 pasien dengan total pembiayaan lebih dari Rp3 miliar.

Hal ini dilakukan untuk memberikan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dengan kondisi medis tersebut, terutama dalam pendidikan dan interaksi sosial mereka.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif menyampaikan, “Selama 11 tahun pelaksanaan kegiatan ini, telah tercatat 287 pasien yang berhasil menjalani operasi. Ini bukan hanya tentang angka, tapi masa depan mereka.” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Celebes Cleft Center, drg. Andi Tajrin menambahkan, “Kami akan terus berkomitmen memberikan layanan tanpa biaya bagi pasien celah bibir dan lelangit di Sidrap.” imbuhnya.

Sementara Ketua The Fhezer Komsa, Rahmat Ahmad juga turut menyatakan, “Kami ingin reuni kami selalu berarti. Reuni kami adalah berbagi, bukan sekadar bertemu.” tegasnya.

Kegiatan Berbagi Senyum ini menjadi simbol kolaborasi lintas profesi dan komunitas dalam mewujudkan pelayanan kesehatan inklusif di Kabupaten Sidrap. (Anshar)