Banjir Bandang Rendam Empat Desa di Bolano Lambunu, Ratusan Rumah dan Lahan Perkebunan Terdampak
FORMAT PARIGIMOUTONG | Banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Bolano dan Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Rabu (18/6/2025) pagi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak dini hari. Air sungai Lambunu meluap hingga merendam ratusan rumah warga, fasilitas pendidikan, dan perkantoran pemerintah.
Tim media yang menelusuri lokasi sejak pukul 06.00 WITA mencatat ketinggian air mencapai sekitar satu meter di sejumlah titik. Desa-desa terdampak banjir di Kecamatan Bolano Lambunu meliputi Desa Lambunu Utara, Lambunu, Sideng, dan Anutapura.
Camat Bolano Lambunu, Sodik Hamzah, S.Pd., M.Pd., yang turun langsung ke lokasi menyatakan, “Saya sejak pukul 06.30 WITA sudah turun monitoring langsung ke lapangan. Di Desa Lambunu Utara terdapat 16 rumah yang terendam. Sementara di Desa Sideng sekitar 270 rumah dan di Anutapura 27 rumah. Data masih kami terus perbarui,” ujarnya.
Sodik menambahkan, empat dari total 14 desa di kecamatan tersebut terkena dampak, termasuk area perkebunan kakao dan pala milik warga. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan mengantisipasi penyumbatan saluran drainase.
“Kami belum bisa pastikan jumlah kerugiannya, tapi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” pungkasnya.
Pemerintah kecamatan terus melakukan pemantauan intensif sambil menunggu pendataan lengkap dari masing-masing desa. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa.
Sementara itu, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Parigimoutong yang turut hadir, masih belum bisa memberikan statemen dan masih melakukan pendataan. (Asri)
Editor : Redaksi