Hiraukan Keselamatan Pengguna Jalan PT Jasuka Tirta Bungkam Seribu Bahasa
FORMAT PALU | Proyek jaringan pipanisasi air permukiman senilai 46 milliar rupiah, bersumber dari Loan (pinjaman) World Bank, yang dilaksanakan oleh PT. Jasuka-Tirta, molor dan diduga abaikan keselamatan pengguna jalan di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Pengerjaan proyek yang direncanakan selama 314 hari kalender kerja, sudah mendapatkan waktu tambahan hingga 21 Oktober 2024 mendatang. Keterlambatan ini, dikarenakan adanya metode mekanisme yang dirubah menjadi manual. Namun, dalam pelaksanaan, terlihat dilapangan masih banyak bekas galian yang belum dirapikan dan diberi tanda bahaya untuk, menghindari kecelakaan pengguna jalan yang melintas di sekitar area proyek galian pipa.
Amri, salah satu pengendara motor yang melintas menyampaikan kepada awak media, "kami sebenarnya suka dengan adanya proyek pipanisasi ini namun sangat disayangkan, pihak pelaksana pekerjaan kurang memperhatikan faktor keselamatan pengguna jalan. Pemotor, pejalan kaki, pengendara sepeda maupun mobil bisa saja celaka karena minim sekali rambu peringatan yang memberikan tanda bahaya karena ada pekerjaan galian pipa dimana, keselamatan kerja tidak hanya milik pekerja proyek akan tetapi, dampak pada masyarakat juga harus dipertimbangkan," ucapnya dengan nada kesal, Kamis (10/10/2024).
Hal yang sama disampaikam Tiara, pejalan kaki yang kebetulan melintas itu menyampaikan, "tiap malam, saya berjalan kaki melintas jalan area proyek pengerjaan perpipaan dan, merasa kawatir terpeleset atau terjatuh karena kurangnya rambu-rambu tanda bahaya di lokasi proyek," tandasnya.
"Semoga, keluhan kami bisa didengar oleh pemenang tender pipanisasi dan, kepada dinas terkait agar mampu, memilah dan memilih pelaksana proyek yang memperhatikan faktor keselamatan, baik warga maupun pekerjanya sendiri," pungkasnya sambil memggelengkan kepala tanda kesal.
Terpisah, di hari yang sama, awak media mencoba mengklarifikasi Doni, salah satu Project Manager (PM) PT. Jasuka-Tirta di nomor Whatsapp pribadinya 0811228xxxx. Hingga berita ini di tayangkan, PM PT. Jasuka-Tirta belum memberikan keterangan resmi, seakan menghindar dari awak media dan diduga nomor awak media diblokir. (Ono)
Editor : Redaksi