Tarik Animo Warga Sedekah Bumi Desa Janti Dikemas Karnaval Budaya Angkat Potensi Lokal
FORMAT JOMBANG | Sedekah bumi merupakan salah satu tradisi yang kaya akan makna dan filosofi dalam budaya kejawen (red_jawa). Tradisi ini juga memiliki kesesuaian dengan ajaran agama Islam yang menganjurkan umatnya untuk, bersedekah dan bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Seperti halnya yang dilakukan warga Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang yang menggelar tradisi sedekah bumi dipadu padankan dengan karnaval budaya dengan, mengangkat potensi lokal desa agar, dikenal oleh masyarakat luas.
Berbagai kreasi dari perwakilan dusun, Rukun Warga (RW), Grup Drumband Sekolah Mambaul Ma'arif Corogo dan Banser Pengurus Anak Cabang (PAC) Jogororo, turut memeriahkan tradisi tahunan yang di gelar pada, Minggu (29/9/2024) siang ini.
Rute karnaval budaya sejauh 3 Km, dengan start di lapangan Desa Janti, di warnai berbagai kostum pakaian adat dan, gunungan yang berisi hasil bumi yang akan diperebutkan oleh warga yang hadir mengikuti acara pada, garis finish di Dusun Gerih.
Kepala Desa (Kades) Janti, M. Mustain menjelaskan, peringatan sedekah bumi merupakan momentum bagi warga desa untuk, turut andil dalam pembangunan desa supaya lebih baik dan, mendo'akan para leluhur atau, pejuang yang membabat alas (membuka lahan) Desa Janti.
"Ada serangkaian kegiatan. Selain karnaval budaya, juga ada Sholawatan bersama Gus Azmi, Blitar pada, 8 Oktober 2024 mendatang," ujarnya.
Acara yang turut dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Janti, jajaran Polsek dan, Koramil Kecamatan Jogoroto, menjadi daya tarik bagi warga dan masyarakat luar Desa Janti.
"Harapan saya, melalui karnaval budaya yang rencana tiap tahun akan digelar, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekaligus, dapat memelihara kekompakan, persatuan, serta gotongroyong warga. Dengan semangat gotongroyong, saya yakin, Desa Jati akan semakin baik dan maju," pungkas Mustain.
Peserta sangat antusias meskipun terik menyengat kulit, tidak melunturkan semangat untuk menghibur masyarakat hingga garis finish. (Darmanto)
Editor : Redaksi