Gempar : Mudi Temukan Kerangka Manusia Saat Memancing di Sungai Wonorejo
FORMAT SURABAYA | Niat ingin mencari hiburan memancing ikan untuk mengisi waktu luangnya, Mudi malah menemukan kerangka manusia tepat dibawah dia duduk memancing di sungai Wonorejo, tepatnya di sekitar rumah pompa sungai Wonorejo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Sontak dirinya kaget, dan berteriak memberitahukan temuan kerangka Mr.X. Teriakan terdengar oleh sejumlah pekerja yang sedang melakukan perbaikan rumah pompa sungai Wonorejo dan, langsung menghubungi Polsek setempat untuk melaporkan kejadian tersebut.
Tak berselang lama, petugas Unit Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Polrestabes Surabaya dibantu, jajaran Polsek Tenggilis dan Satpol PP Kota Surabaya, mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kerangka Mr.X diduga, sudah lama terhanyut didasar sungai. Tampak dari foto yang dikirim warga ke redaksi beritaformat.com, banyak bagian kerangka yang terlepas dan tidak menyatu utuh.
Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Teguh Marwoto dalam keterangan awal menyampaikan, petugas Inafis Polrestabes Surabaya, sementara masih menduga menemukan 2 kerangka manusia.
"Sementara, temuan awal dari dokkes Inafis Polrestabes Surabaya, ada 2 kerangka manusia. Untuk jenis kelamin, usia dan penyebab kerangka sampai hanyut ke sungai, masih dilakukan olah TKP," ungkapnya.
Keterangan senada disampaikan Bid.Dokkes Inafis Polrestabes Surabaya Kompol Saifudin. Dirinya menyampaikan jika ada 2 kerangka manusia dilokasi.
"Dilokasi kita temukan 2 kerangka manusia. Dari ciri awal ada kerangka panjang dan pendek dengan kondisi yang sudah hancur. Kemungkinan kerangka tersebut anak atau remaja dengan kerangka orang dewasa," terangnya.
Hingga berita ini ditayangkan, petugas Inafis Polrestabes Surabaya masih melakukan olah TKP dan, akan mengevakuasi 2 kerangka Mr.X untuk dibawah ke rumah sakit Bhayangkara dan, dilakukan otopsi, kemungkinan penyebab kerangka tersebut terhanyut di sungai. (Red)
Editor : Redaksi