Dugaan Pungli 2 Juta Rupiah Untuk Seragam SMPN 2 Tanggulangin Kadisdikbud Apakah Akan Diam Juga?

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Tampak halaman SMPN 2 Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo (foto : tim/harry_beritaformat.com)
Tampak halaman SMPN 2 Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo (foto : tim/harry_beritaformat.com)

FORMAT SIDOARJO | Di tengah ekonomi yang masih sangat sulit, tidak sedikit sekolah negri yang diduga, memanfaatkan momen Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk, mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya dari wali murid siswa baru yang mendaftar. 

Hal serupa diduga terjadi di SMPN 2 Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo dimana, wali murid siswa baru harus merogoh kocek jutaan rupiah untuk, membeli baju seragam dan keperluan lainnya yang mana, baju seragam tersebut sudah digratiskan oleh pemerintah. 

Sebut saja Mawar, salah satu wali murid yang, telah bersedia di wawancarai oleh tim awak media dimana, Mawar mengungkapkan masih maraknya dugaan pungli dengan modus membeli seragam dan keperluan sekolah lainnya yang nilainya tidak sedikit. 

"Iya mas, masuk SMPN 2 Tanggulangin, dikenakan biaya seragam 2 juta rupiah tapi, boleh dicicil. Ada kwitansinya juga namun, ini rahasia ya mas," ungkap Mawar sambil mewanti awak media agar kwitansinya dirahasiakan, Rabu (4/9/2024). 

Tim dari sejumlah media, sekira pukul 10.30 WIB, dihari yang sama, mencoba mendatangi Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Tanggulangin untuk, mengklarifikasi keterangan yang diperoleh dari narasumber salah satu wali murid. 

Setiba di pos keamanan sekolah (red_pos satpam), awak media ditemui salah satu petugas keamanan yang mengaku bernama Sugeng dan, menyampaikan jika, seluruh guru sedang rapat. 

"Maaf mas, semua sedang rapat. Tidak ada yang bisa ditemui," jawab Sugeng. 

Tim awak media berusaha mengklarifikasi informasi tersebut langsung, melalui nomor Whatsapp pribadi Kepsek SMPN 2 Tanggulangin, Sukardi, S.Pd., M.Pd., 08563605xxxx namun, hanya dijawab dengan singkat. 

"Terima kasih informasinya," jawab Sukardi melalui Whatsapp, singkat. 

Pun demikian dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Ng. Tirto Adi, M.Pd., malah tidak membalas pesan dari tim media yang, mencoba mencari jawaban atas polemik dugaan pungli yang terjadi di wilayah binaannya. 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait masih enggan memberikan komentar bahkan, terkesan acuh pada awak media. Data dugaan pungli yang berhasil dihimpun tim awak media berupa, nota 'ceklist pemesanan barang PPDB tahun 2024-2025 SMPN 2 Tanggulangin' dengan jumlah nominal yang jelas tertera di kolom keterangan. (Tim)