Polres Jombang Mediasi Warga Yang Terlibat Tawuran Karnaval Desa Rejosopinggir

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan didampingi Kastreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra pimpin mediasi warga yang terlibat tawuran saat karnaval di Desa Rejosopinggir (foto : humasresjbg/darmanto_beritaformat.com)
Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan didampingi Kastreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra pimpin mediasi warga yang terlibat tawuran saat karnaval di Desa Rejosopinggir (foto : humasresjbg/darmanto_beritaformat.com)

FORMAT JOMBANG | Polisi dengan cepat turun tangan, menangani tawuran antar penonton karnaval di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Para pihak dihadirkan untuk, dilakukan mediasi. 

Aksi tawuran mewarnai karnaval peringatan HUT RI ke 79 di Desa Rejosopinggir pada, Minggu (1/9) sore. Insiden tawuran antar penonton terjadi saat tengah-tengah acara. Kedua kelompok saling serang dengan, melempar batu. 

Kericuhan ini pun, langsung ditindaklanjuti Polres Jombang keesokan harinya dengan cara, mengumpulkan perangkat desa, tokoh masyarakat dan, perwakilan warga di ruang Jombang Command Center (JCC) Polres Jombang Polres yang, dihadiri sekitar 20 orang. 

Mewakili Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan, memimpin langsung mediasi kedua kelompok warga yang berseteru tersebut. Turut hadir Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra, Kapolsek Tembelang Iptu Fadilah, Kepala Desa Rejosopinggir Yoyok Supriyanto beserta perangkat desa hingga, perwakilan tokoh masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan menyampaikan adanya keributan yang terjadi di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang yang, melibatkan antara warga sekitar dengan peserta karnaval. 

"Kami memperoleh informasi bahwa, keributan tersebut karena, ada unsur balas dendam," ungkap Kompol Hari, Senin (2/9/2024). 

Selain itu, pihaknya berharap kedepannya ada solusi dan, perselisihan yang terjadi dapat terselesaikan sehingga, warga tidak merasa resah. 

"Kepala Desa nantinya dibantu dengan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk, mencari akar permasalahannya," tutur Wakapolres Jombang. 

Selain itu, perwira berpangkat melati satu di pundak ini menegaskan akan, menjalankan proses hukum apabila terdapat indikasi pelaku kejadian keributan tersebut. 

"Untuk korban dilakukan Visum, dan apabila nanti ada indikas pelaku maka, akan ditangkap dan diproses hukum," tegasnya. 

Hal senada, diungkapkan oleh Yoyok Supriyanto, ia berharap kedepannya untuk Desa Rejosopinggir, bisa damai dan rukun. 

"Semoga kedepan, desa kami bisa damai serta rukun karena itu bisa membawa nama baik desa kami," kata Yoyok. 

Pihaknya juga telah berupaya untuk menyatukan masyarakat dengan, melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. 

“Kami mengadakan posyandu di tiap-tiap dusun, harapannya bisa terjalin hubungan yang harmonis antara generasi muda hingga dewasa," pungkasnya. (Darmanto)