Kirab Tumpeng dan Gelar Potensi Desa Badang Warnai Penutupan HUT RI ke 79

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Kades Badang beserta istri mengikuti pawai produk unggulan dan ikon Desa Badang berupa tumpeng krupuk produk UMKM (foto : darmanto_beritaformat.com)
Kades Badang beserta istri mengikuti pawai produk unggulan dan ikon Desa Badang berupa tumpeng krupuk produk UMKM (foto : darmanto_beritaformat.com)

FORMAT JOMBANG | Peringati puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 79, Pemerintah Desa (Pemdes) Badang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang menggelar, kirab tumpeng ratusan produk UMKM Desa Badang, sekaligus bancaan (red_kenduri) desa, yang diarak dengan mengambil start, kantor Desa Badang dan, finish di Dusun Watulintang, dimulai sejak pukul 19.30 WIB malam ini, Jum'at (30/8/2024). 

Kades Badang, Sholichudin beserta istri turut berpartisipasi, mengarak tumpeng mengenakan pakaian adat jawa, mengelilingi 6 dusun di iringi, alunan gamelan jawa hingga, menuju finish punden (red_petilasan) yang berada di Dusun Watulintang. 

Tumpeng yang diarak merupakan hasil bumi berupa sayur-mayur, dan produk UMKM ikon Desa Badang yaitu krupuk dan, berbagai jajanan yang merupakan hasil produksi masyarakat Desa Badang. 

Semaraknya acara bancaan desa turut dihadiri, Kepala Desa Badang beserta perangkat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Badang, serta ribuan warga yang antusias di kanan kiri bahu jalan pawai. 

Dalam sambutanya, Kades Badang, Sholichudin menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, “saya ucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Desa Badang karena, sudah mau menguri-uri budaya jawa. Kita harus mencintai budaya jawa, kalau bukan kita, siapa lagi?" ungkapnya. 

Lanjut Sholichudin, "kirab tumpeng dan bancaan desa ini adalah, tahun yang ketiga sejak saya menjabat Kepala Desa. Saya berharap, semoga acara ini bisa berkelanjutan di tiap tahunnya," pungkasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Adi Winarto selaku Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Badang mengapresiasi dan, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa. 

"Dengan adanya acara bancaan desa yang sudah dilakukan di tahun ke tiga ini, bisa mengangkat potensi desa, baik UMKM dan potensi wisata karena, di Desa Badang ada petilasan atau punden Watulintang," ungkapnya. 

Masih menurut Adi, yang juga mantan guru ini menjelaskan, "di era pemerintahan Pak Sholichudin inilah, baru bisa menggelar acara seperti ini. Dan sebelum acara bancaan desa malam ini di laksanakan, tadi pagi ada bazar UMKM, ada gelar potensi anak, mulai lomba catur, pidato bahasa jawa serta, lomba dalang tingkat TK," pungkasnya. 

Sesampainya di garis finish, peserta kirab duduk bersila menunggu purakan (kenduri) tumpeng dan, pembacaan do’a tahlil sebelum tumpeng diperebutkan. (Darmanto)