Pentas Teater Berjudul "?" Warnai Gelaran Dies Natalies Ke-23 Teater Geo

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Salah satu karya teater berjudul "?" persembahan UKM Teater Geo Mahasiswa Unipa Surabaya (foto : geo/redaksi_beritaformat.com)
Salah satu karya teater berjudul "?" persembahan UKM Teater Geo Mahasiswa Unipa Surabaya (foto : geo/redaksi_beritaformat.com)

FORMAT SURABAYA | Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Geo Universitas Adi Buana Surabaya peringati Dies Natalies ke-23 dengan menggelar pentas teater berjudul “?” (red_tanda tanya), yang dilaksanakan di halaman gedung A, Kampus I Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, Jl. Ngagel Dadi III-A/37, Kota Surabaya, Sabtu, (29/6/2024). 

Pentas teater tersebut, diperankan oleh beberapa aktor dan aktris Teater Geo antara lain, Arul, Wisnu, Syafa, Darma, Izzatunnisa, Faniya, Mauliya, dan Diana Aulia Afiska Martha, yang merupakan mahasiswa/i dari berbagai program studi di Unipa Surabaya. 

Teater yang berdurasi kurang lebih 1,5 jam, dibawakan sangat apik oleh aktor dan aktrisnya. Mereka membuat ratusan penonton, seakan terhipnotis oleh adegan demi adegan. Suasana semakin takjub oleh iringan musik dan tata cahaya. 

Siti Nur Aliza selaku Ketua Panita berkata, pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui pentas tunggal berjudul “?” yakni, di dunia ini semua pertanyaan tidak ada jawaban yang pasti. Semua misteri dalam kehidupan akan mendapatkan jawabannya setelah usai di kehidupan ini yaitu, di alam kematian. Tema yang diangkat ialah 'Nglaras Ati Kanthi Seni lan Budaya', artinya bahwa kepuasan dan kesuksesan sejati tidak hanya datang dari kreasi dan apresiasi dalam kesenian tetapi, juga dari pembinaan batin dan menghormati nilai-nilai budaya. 

"Teman-teman telah memainkan perannya di atas panggung dengan baik. Untuk menyiapkan pentas ini, kami berlatih selama 2 lebih. Berkat kekompakan panitia dan seluruh pengurus Teater Geo, serta dukungan berbagai pihak, pentas ini bisa terselenggara dengan baik," ucap Mahasiswi Jurusan Farmasi angkatan tahun 2023 ini. 

Ketua UKM Teater Geo, Rabittha Syahrur Rohim mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja seluruh panitia yang tidak kenal lelah, untuk menyiapkan pentas tunggal dalam rangka Dies Natalis ke-23 Teater Geo. Dies Natalis Teater Geo ke-23 ini, menjadi sesuatu yang luar biasa karena tidak mudah mempertahankan organisasi sampai berusia 23 tahun. 

Tentunya banyak dinamika yang terjadi selama perjalanan Teater Geo yang berdiri sejak tahun 2001 lalu. Mulai dari perekrutan anggota, anggaran operasional organisasi, karya, dan masih banyak lagi. Dari semua dinamika tersebut, Rabittha Syahrur Rohim bersyukur di era kepemimpinanya, Teater Geo masih bisa berkarya. 

"Kuncinya, pengurus dan anggota harus tetap kompak dan punya tekad untuk membesarkan organisasi dengan karya. Karena tidak mudah mempertahankan organisasi sampai 23 tahun, apalagi organisasi kesenian yang kurang digandrungi generasi penerus bangsa di tengah gencarnya teknologi. Setelah pentas kemarin, kami akan terus berproses dalam mempertahankan kesenian teater dan mengenalkannya kepada generasi penerus bangsa melalui berbagai macam pertunjukan," katanya. 

Aulia, Ketua Teater Geo periode pertama berharap, Teater Geo bisa terus menghasilkan karya-karya terbaik mereka. Dia mengingatkan, dalam proses menghasilkan karya kesenian tersebut harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman dan teknologi, dengan tetap mempertahankan kelestarian kebudayaan. 

"Teruslah berkarya. Proses itu tidak mudah. Dan selamat ulang tahun ke-23 Teater Geo. Harapan saya, mudah-mudahan Teater Geo semakin asik dengan melahirkan karya-karya pertunjukan yang hebat dan menginspirasi. Untuk adek-adek saya, selamat untuk pementasannya malam ini," kata wanita yang menghasilkan karya berupa novel dan kumpulan cerpen ini. (*)