Tosa Terperosok ke Sungai Marmoyo Satu Korban Meninggal Dunia

avatar beritaformat.com
  • URL berhasil dicopy
Kondisi tepian jalan sungai Marmoyo yang hanya dibatasi dengan tali tambang plastik dan drum bekas (foto : harry_beritaformat.com)
Kondisi tepian jalan sungai Marmoyo yang hanya dibatasi dengan tali tambang plastik dan drum bekas (foto : harry_beritaformat.com)

FORMAT MOJOKERTO | Pasca pembangunan Gablon (plengsengan bronjong) yang tidak dilengkapi Guardrail (pagar pengaman jalan), dan sudah longsor 1 bulan setelah dibangun, di Dusun Pencarikan, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, terjadi kecelakaan tunggal yang mengakibatkan korban jiwa.

Menurut keterangan Darsono, warga sekitar lokasi kejadian menuturkan, pada Minggu (16/6) sekira pukul 07.30 WIB, motor roda 3 (Tosa) terjatuh ke dalam Sungai. Tosa yang memuat 4 orang di bak belakang, hilang kendali tepat ditikungan yang sering memakan korban. Dua orang dewasa dan dua anak kecil, terjatuh bersama Tosa ke sungai dengan kedalaman ±5meter. 

"Pada Minggu pagi, Tosa yang bermuatan 4 orang, terperosok akibat oleng (red_hilang kendali), dan saya tidak berani menolong. Saya kemudian meminta bantuan masyarakat sekitar, untuk mengevakuasi korban," ungkap Darsono, Kamis (20/6/2024). 

Lanjut Darsono, "korban meninggal dunia atas nama Riris (5), warga Dusun Pencarikan, Desa Jetis," imbuhnya. 

Darsono berharap kepada pemerintah daerah, provinsi dan pusat, melalui dinas terkait agar segera menindak lanjuti permasalahan pembangunan Gablon dan Guardrail sungai Marmoyo, agar tidak ada lagi korban terperosok ke sungai, apalagi hingga mengakibatkan korban jiwa. 

"Kenapa tidak ada tindak lanjut pasca ambrolnya Gablon sungai Marmoyo? Saya berharap, agar Gablon sungai Marmoyo segera diperbaiki dan dipasang Guardrail. Ini perlu karena, belokan jalan sungai Marmoyo sangat tajam dan sering memakan korban. Kasihan jika harus ada korban jiwa lagi," imbuhnya. 

Saat awak media mengkonfirmasi Sigit Purnomo, Kepala Desa (Kades) Jetis menyampaikan, "iya benar mas ada kecelakaan di tikungan jalan sungai Marmoyo, tepatnya di lokasi Gablon yang longsor dulu. Korban meninggal Fariska, yang akrab dipanggil Riris usia 5 tahun, warga Pelabuhan Jetis. Saya sudah berupaya mengirimkan surat kepada dinas terkait. Namun, hingga saat ini masih belum ada tindak lanjut," ungkap Sigit. 

"Pada waktu kejadian, korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Jetis. Dan Riris, merupakan anak perempuan dari Nur Maruf," pungkasnya. (HB)