'Kesal' 14 Pengurus DPC Perindo Kab Mojokerto Minta Arifin Mundur
FORMAT MOJOKERTO | Dinamika politik menjelang perhelatan Pilkada Kabupaten Mojokerto pada 27 November 2024 mendatang, sangat dirasakan oleh beberapa partai politik yang akan mengusung, maupun mendukung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati.
Merasa pucuk pimpinannya ditingkat daerah stagnan dalam berkegiatan pasca Pemilu Februari lalu, 14 anggota pengurus tingkat kecamatan (DPC) Partai Perindo Kabupaten Mojokerto, pada Senin (10/6), geruduk kantor DPD Partai Perindo di Jl. Kelinci, Desa Jabon, Kec. Mojoanyar, Kab. Mojokerto, untuk meminta penjelasan dari Ketua DPD Partai Perindo Kab. Mojokerto H. Muhammad Arifin, atau yang akrab disapa Abah Arifin.
Khasan Bisri,S.Pd.I., dalam keterangannya menyampaikan, kedatangan pengurus DPC ke kantor DPD Perindo bermaksud, menyampaikan 5 poin hasil rapat seluruh pengurus DPC Perindo, pada hari Minggu (2/6) lalu. Dan meminta dengan legowo, Abah Arifin untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Mojokerto.
"Ada beberapa hal yang mendasari DPC melakukan mosi tidak percaya pada Ketua DPD. Salah satunya, tidak adanya kordinasi yang baik antara DPC dan DPD. Untuk itu, sambil silaturahmi kita sampaikan hasil rapat secara tertulis kepada beliau," ungkap Khasan.
Khasan juga menambahkan, "kekecewaan pengurus DPC, juga dipicu karena pembubaran WA Grup DPC dan DPD pasca Pemilu. Padahal grup tersebut untuk kordinasi. Sehingga, apabila Ketua DPD tidak mau secara legowo untuk mundur, maka koalisi DPC Perindo akan mengajukan surat permohonan pada Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo, untuk mengajukan Musdalub (Musyawarah Daerah Luar Biasa)," tegasnya.
Terpisah, saat dihubungi awak media melalui nomor Whatsapp pribadinya, Abah Arifin menjelaskan, "Mas (red_redaksi), intinya kita masih tegak lurus dengan pimpinan. Segala sesuatunya, kita lakukan atas petunjuk. Dan hari ini, kita juga masih menjalankan desk Pilkada sesuai arahan DPW dan DPP Partai Perindo. Untuk yang lain-lain adalah sebuah dinamika politik," jawabnya. Selasa (11/6/2024).
Saat awak media mengklarifikasi isu akan adanya surat dari DPC untuk mendorong DPW mengadakan Musdalub, Abah Arifin menjawab jika hal tersebut tidak ada.
"Insyaalloh tidak ada itu mas (red_musdalub), justru kita gayeng ngobrol bagaimana caranya membangun partai ini kedepannya lebih baik," pungkasya. (Hartono)
Editor : Redaksi