Art Exhibition BEM Fisip UPN Veteran Usung Tema Keselarasan Gender

beritaformat.com
Art Exhibition : usung tema keselarasan gender, visualisasikan dukungan pada para korban ketidaksetaraan gender dan kekerasan seksual

BERITA SURABAYA | BEM Fisip UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Jatim, mengadakan pameran lukisan atau Art Exhibition yang mengambil tema 'Keselarasan Gender', selama empat hari penuh di loby gedung Fisip UPN, pada tanggal 4 - 8 Desember 2023 untuk umum.

Acara ini bertujuan untuk menekan tingkat ketidaksetaraan budaya dilingkungan kampus antara laki-laki dan perempuan.

Baca juga: Aksi Curanmor Gagal, Terduga Pelaku Babak Belur Diamuk Massa

Pelukis : beberapa mahasiswa yang ikut memamerkan karya lukisnya pada gelaran Art Exhibition

"Art Exhibition ini, kami laksanakan untuk memutus rantai ketidaksetaraan gender, terutama dilingkungan kampus. Kami ingin membangun kesadaran dari semua masyarakat kampus, agar melek tentang ketidaksetaraan", ujar Dhea selaku ketua pelaksana acara, saat ditemui awak media di sela kesibukannya kuliah. Selasa, (12/12/2023).

Baca juga: Dibangunkan Dini Hari, Pria di Lumajang Tewas Dibacok Celurit; Rekan Sendiri Diduga Jadi Pelaku

Acara ini mengusung tema 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan. Yang mana, diikuti oleh 26 mahasiswa dengan 20 hasil karya lukis, dan dipamerkan pada Art Exhibition yang memvisualisasikan kekejaman akibat dari ketidaksetaraan gender yang terjadi.

Melalui pameran ini, para pelukis dan penyelenggara, ingin menegaskan dukungan yang mereka berikan kepada para korban ketidaksetaraan gender dan kekerasan seksual yang terjadi. Tidak sedikit dari kampus sekitar yang mendukung acara ini.

Baca juga: Diduga Tambang Ilegal Galian C di Bangsal Kian Merajalela, Bibir Sungai Rusak, Warga Minta Polres Mojokerto Bertindak

"Kami berharap dengan terlaksananya acara ini, teman teman dapat sadar, bahwa entah itu perempuan atau laki laki, kita semua tidak berbeda, kita juga manusia, punya hati, perasaan dan hak yang sama. Semoga dengan adanya perjuangan kita ini, bisa merubah ketidaksetaraan gender dan kekerasan seksual yang akhir akhir ini sering terjadi", tegas Dhea. (Luthfi)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru