BERITA SURABAYA | BEM Fisip UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Jatim, mengadakan pameran lukisan atau Art Exhibition yang mengambil tema 'Keselarasan Gender', selama empat hari penuh di loby gedung Fisip UPN, pada tanggal 4 - 8 Desember 2023 untuk umum.
Acara ini bertujuan untuk menekan tingkat ketidaksetaraan budaya dilingkungan kampus antara laki-laki dan perempuan.
Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang
"Art Exhibition ini, kami laksanakan untuk memutus rantai ketidaksetaraan gender, terutama dilingkungan kampus. Kami ingin membangun kesadaran dari semua masyarakat kampus, agar melek tentang ketidaksetaraan", ujar Dhea selaku ketua pelaksana acara, saat ditemui awak media di sela kesibukannya kuliah. Selasa, (12/12/2023).
Baca juga: Amin Mabrur Terpilih Jadi Kades Sumokembangsri 2026–2034
Acara ini mengusung tema 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan. Yang mana, diikuti oleh 26 mahasiswa dengan 20 hasil karya lukis, dan dipamerkan pada Art Exhibition yang memvisualisasikan kekejaman akibat dari ketidaksetaraan gender yang terjadi.
Melalui pameran ini, para pelukis dan penyelenggara, ingin menegaskan dukungan yang mereka berikan kepada para korban ketidaksetaraan gender dan kekerasan seksual yang terjadi. Tidak sedikit dari kampus sekitar yang mendukung acara ini.
Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
"Kami berharap dengan terlaksananya acara ini, teman teman dapat sadar, bahwa entah itu perempuan atau laki laki, kita semua tidak berbeda, kita juga manusia, punya hati, perasaan dan hak yang sama. Semoga dengan adanya perjuangan kita ini, bisa merubah ketidaksetaraan gender dan kekerasan seksual yang akhir akhir ini sering terjadi", tegas Dhea. (Luthfi)
Editor : Redaksi