Satu Pelaku Pengeroyokan Petugas PLN Ditangkap Dikosan, Empat Lainnya Masih Buron

beritaformat.com
BAP : BPE saat diminta keterangan oleh penyidik Polsek Sooko

BERITA MOJOKERTO | Setelah hampir buron selama kurang lebih 1 minggu, BPE (22), warga Dusun Kedungmaling, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, salah satu pelaku penganiayaan petugas PLN (Perusahaan Listrik Negara) di Pasar Rakyat Kedungmaling (22/11) lalu, berhasil dibekuk petugas Polsek Sooko tak jauh dari tempat kejadian. BPE ditangkap saat pulang ke kosannya. Selasa, (29/11/2023) dini hari.

Kapolsek Sooko AKP Suwarso menyampaikan, "Kejadian ini bermula ketika Khoirul Aksin dan Aris Saputra, petugas PLN, dikeroyok oleh sekitar lima orang tak dikenal saat sarapan, di warung pojok selatan Pasar Rakyat Kedungmaling. Aris mendapatkan luka lebam di bagian tangan dan punggung, sedangkan Aksin mengalami luka robek pada bagian kepala sehingga mendapatkan enam jahitan oleh petugas medis RS.Dian Husada", ungkapnya.

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Barang bukti : 2 helm proyek warna kuning, batu dan potongan kayu berhasil di amankan petugas dilokasi kejadian yang diduga untuk aniaya korban oleh lima orang pelaku

Masih AKP Suwarso, "BPE merupakan Residivis kasus narkoba dan penganiayaan, terkenal sebagai preman pasar, bersama empat kawannya melarikan diri usai aniaya petugas PLN. Saat ini, polisi masih memburu empat pelaku lain yang diduga melarikan diri ke luar daerah", jelasnya.

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

 

"Salah satu pelaku (BPE) yang kami tangkap, Saat ini kita jerat dengan Pasal 170 ayat 1 KUHP, tentang Pengeroyokan, dengan ancaman pidana maksimal lima tahun lebih." ungkap Suwarso.

Baca juga: Mokh. Zulfa Asadul Millah Terpilih Jadi Kades Lolawang Lewat Pilkades PAW

 

"Kita sudah amankan barang bukti berupa, dua helm proyek warna kuning, batu dan potongan kayu yang diduga digunakan oleh para pelaku untuk menganiaya kedua korban. Empat pelaku lainnya sedang dalam pengejaran. Sudah kita ketahui identitasnya. Sebenarnya mereka ini masih ada hubungan keluarga dengan pelaku yang saat ini kita tangkap", tutup AKP Suwarso. (Zeus)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru