Program Sehati Turunkan Stunting AKB dan AKI di Bumi Mojopahit, Bupati Sasar Desa Bendunganjati

beritaformat.com
Sehati : Bupati Mojokerto dr.Ikhfina Fahmawati tengah, saat melaksanakan program Sehati di desa Bendunganjati

BERITA MOJOKERTO | Dalam rangka menurunkan Angka Stunting di Bumi Mojopahit, Bupati Mojokerto trus gencarkan program Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI (Sehati), yang kali ini digelar di Balai Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto yang di ikuti oleh ibu hamil dan balita se-Desa Bendunganjati. Selasa, (19/9/2023).

 

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Kegiatan Sehati ini turut dihadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan M.H, Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto Sugeng, Camat Pacet Aprianto, Kepala Desa Bendunganjati Dadang Saifudin, Kepala Puskesmas Pandan Rani Juliastuti dan Forkopimca Pacet. 

 

"Melalui Sehati yang dilaksanakan setiap Selasa, Saya dan Dinas Kesehatan turun langsung ke lapangan melihat bagaimana pelaksanaan posyandu di desa. Hal ini merupakan upaya pemerintah dalam rangka menurunkan stunting, AKB dan AKI khususnya di Kabupaten Mojokerto," ucap Bupati.

 

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

Bupati mengatakan "Stunting sangat penting untuk diperhatikan. Karena balita stunting pada saat dewasa akan memiliki tingkat kecerdasan 20% dibawah standart. Hal ini sangat berbahaya bagi masa depan bangsa. Maka, agar tidak stunting, ibu hamil harus berkecukupan gizi.

Gizi balita juga harus diperhatikan,pastikan tercukupi ASI sejak bayi dan selalu jaga kebersihan lingkungan agar tidak sakit berulang".

 

Baca juga: Mokh. Zulfa Asadul Millah Terpilih Jadi Kades Lolawang Lewat Pilkades PAW

Selain kesehatan, Bupati juga mengedukasi para kader posyandu agar memperhatikan pola dan cara makan yang baik dan benar sejak mulai MPASI.

"Perkenalkan makanan yang sesuai dengan usianya pada bayi hingga balita. Ibu jangan ikut mencicipi, biarkan rasanya apa adanya. Pada saat makan upayakan dengan duduk, jangan dimanipulasi agar bayi dan balitanya makan banyak. Mereka harus mengerti bahwa mereka sedang makan dan harus dengan duduk. Kita harus mengupayakan yang terbaik untuk anak-anak kita. Mereka harus sehat dan cerdas. Dan semua itu harus kita upayakan bersama- sama," ucap Bupati Ikfina.(R_rix)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru