Jakarta - Riset Lembaga Survei Nasional (LSN) dalam surveinya menyatakan jika pemilih milenial dan pemula, yang akan baru pertama kali menyoblos pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, cenderung akan memilih Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Dalam menyusun survei tersebut, LSN hanya membuat simulasi tiga nama calon presiden (capres). Mereka adalah Prabowo; Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo; dan eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Baca juga: Tancap Gas : PRIMA BERSINAR Siap Menangkan Pasangan Prabowo dan Gibran
"Sebanyak 33,5 persen responden yang masuk kategori generasi milenial mengaku akan memilih Prabowo jika pemilihan presiden (pilpres) dilaksanakan saat ini," kata Direktur Eksekutif LSN, Gema N. Bakry, dalam paparannya secara daring.
Kemudian, Anies meraih 21,8�n Ganjar 18,2%. "Sisanya, 26,5%, menjawab tidak tahu atau memilih tokoh lain," ucap Gema.
Sementara itu, dalam klaster pemilih pemula, Prabowo mendapat dukungan sebesar 36,7%. Adapun posisi Anies di bawah Ganjar dengan raihan masing-masing 18,5�n 21,9%. Sebanyak 22,9% responden lainnya menjawab tidak tahu atau memilih kandidat lain.
Gema melanjutkan, milenial dan pemula termasuk kelompok pemilih rasional. Pangkalnya, tidak mengedepankan aspek emisi dalam menentukan jagoannya pada Pilpres 2024.
Baca juga: Relawan Prima Bersinar, Deklarasikan Dukungan ke Prabowo Gibran
"Mereka lebih menjatuhkan pilihan pada tokoh yang dipersepsikan mampu mengatasi masalah-masalah riil mereka, khususnya penyediaan lapangan kerja," paparnya.
Dengan demikian, menurut Gema, pemilih milenial dan pemula tidak terjebak pada figur capres yang cenderung menebar pesona atau populer di media sosial (medsos). "Juga tidak terbawa oleh kecenderungan emosional, seperti faktor agama maupun faktor-faktor primordial lainnya."
Survei ini digelar pada 29 Oktober-2 November 2022 dengan melibatkan 1.230 warga negara Indonesia (WNI) di 34 provinsi yang telah memiliki hak pilih.
Baca juga: Ada Apa Dengan MKMK? Aliansi Penegak Konstitusi, Gelar Aksi Unras Depan Gedung MK
Teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan systematic random sampling. Adapun rerata simpangan (margin of error) riset ini sekitar 2,79% pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95%. (okz)
Editor : Redaksi