STOP BERITA HOAX! Pengurus Masjid Nurul Huda, Undang Oknum Wartawan Untuk Tabayyun

beritaformat.com
Tabayyun : Pengurus Takmir Masjid Nurul Huda beserta tokoh masyarakat, Kepala Desa Dan LSM LIRA saat melakukan klarifikasi atas pemberitaan diduga Hoax

MOJOKERTO | Berawal dari Bupati LSM LIRA ( Lumbung Informasi Rakyat) Mojokerto Raya Mukamad Arief,SH., setelah mendapatkan aduan masyarakat melalui telepon seluler panitia penyelenggara pemilihan takmir masjid Nurul Huda yang mana, telah diberitakan secara tidak benar dan tidak sesuai fakta di lapangan.

Menindak lanjuti aduan tersebut, Arief sapaan akrab Bupati LSM LIRA Mojokerto langsung menghubungi Sekda LSM LIRA Herianto untuk, turun ke Desa Candiharjo Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto mengklarifikasi serta mengumpulkan data dan fakta yang sebenarnya. Kamis, (13/7/2023).

Baca juga: Kades Kepuhanyar Bantah Dugaan Fee Rp25 Juta, Paving Pasinan Dipastikan Kembali Dipasang

Setiba di lokasi pertemuan yang diagendakan Herianto dan tim media bersama takmir Masjid Nurul Huda, bersamaan dengan pengajian akbar dilokasi tersebut. Secara kebetulan Kades Candiharjo Muhammad Nurianto dan seluruh jajaran pengurus masjid Nurul Huda bersama tokoh masyarakat juga ikut hadir dalam acara pengajian.

Tim media dan Herianto langsung menuju ke sebuah rumah di samping masjid Nurul Huda untuk mengkonfirmasi sekaligus klarifikasi dengan pengurus/takmir bersama tokoh masyarakat setempat.

Kades Candiharjo Muhammad Nurianto menerangkan jika, pemilihan takmir masjid Nurul Huda itu sudah disepakati bersama seluruh tokoh masyarakat serta pengurus masjid yang hadir dan sudah sesuai prosedur, tanpa rekayasa. Tidak seperti yang diberitakan oleh salah satu media online, pemilihan ini dilakukan secara terbuka dan dihadiri puluhan masyarakat dengan acuan daftar hadir bahkan, Nurianto sapaan akrab Kades Candiharjo memastikan bahwa ini pemilihan sebenar-benarnya dengan bukti CCTV yang berada di masjid Nurul Huda. Silahkan di cek bagaimana proses pemilihan takmir Masjid Nurul Huda.

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Mojokerto Lantik 18 PAC, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

Salah satu Kepala Dusun yang juga tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan kepada tim media, "Sebenarnya proses laporan pertanggung jawaban (LPJ) takmir ke dua, pada tanggal 16 Juni 2023 disaksikan 50 orang lebih jama'ah serta panitia. Sudah kami lalui sesuai prosedur, LPJ sudah di sampaikan oleh takmir bahkan, tertuang dalam tulisan dan di copy untuk dibagikan kepada yang hadir. Saat itu sisa kas Masjid sebesar 125 juta langsung di serahkan kepada panitia".

Ketua Panitia pemilihan takmir Masjid Nurul Huda menambahkan, pemilihan takmir diadakan pada tanggal 09 Juli 2023 dan tidak ada rekayasa karena, tidak ada kandidat yang mau maju menjadi ketua takmir masjid. Hal ini kami yakini, diantara panitia dan anggota yang hadir saling menghormati sehingga, 'iwuh pekiwuh' (segan_red). Untuk itu, atas kesepakatan bersama yang hadir, masing-masing diminta memilih kandidatnya atau calon yang dianggap mampu membawa kemajuan warga sekitar serta jama'ah masjid dan, panitia memberikan lembaran kepada semua yang hadir dalam acara pemilihan takmir Masjid Nurul Huda untuk ikut serta menulis di atas kertas yang disediakan oleh panitia. Hasil akhir, semua tertuju pada Barianto sebagai takmir terpilih dengan memperoleh suara mutlak.

Panitia juga sempat berdiskusi dengan saudara H (oknum wartawan_red) melalui telepon seluler, yang memberitakan mengenai pemilihan takmir Masjid Nurul Huda yang di selenggarakan dengan rekayasa (dalam tulisan berita H), sempat menanyakan apakah saudara sudah konfirmasi kepada narasumber Dian Sugeng Utomo,SH.? H menjawab sudah tapi, sambil ngopi bareng. Yang artinya hal tersebut bukan bentuk konfirmasi tapi, sekedar nyantai ngopi dan narasumber tidak menyadarinya. ujar salah satu panitia yang menghubungi H.

Baca juga: Mokh. Zulfa Asadul Millah Terpilih Jadi Kades Lolawang Lewat Pilkades PAW

Dengan pemberitaan yang diunggah oleh salah satu media online tersebut, sekretaris takmir masjid merasa prihatin sekaligus, ingin mengundang saudara H untuk segera mengklarifikasi lebih lanjut namun, H mengabaikan undangan tersebut. Tapi anehnya, beberapa nama yang tercatut dalam berita tersebut, tidak ada yang di konfirmasi sebelumnya. Artinya berita tersebut diduga berita hoax, terang Panitia dan Pengurus masjid Nurul Huda.

Dengan kejadian ini pengurus masjid Nurul Huda mengundang redaksi media online tersebut dan insyaallah akan hadir pada Sabtu, 15 Juli 2023 (hari ini_red) sekaligus, untuk mengajak saudara H agar, memohon maaf kepada seluruh jajaran pengurus masjid Nurul Huda supaya kesalahan pemberitaan tidak terulang kembali dan menimbulkan keresahan. Jika niat baik ini di abaikan saudara H maka, pengurus/Takmir Masjid Nurul Huda beserta masyarakat sekitar akan membawah permasalahan ini ke ranah hukum. Dimana dalam UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE yang telah di ubah dengan UU Nomor 19 tahun 2016. Yang mana salah satu pasalnya mengatur tentang berita hoax. (Tim)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru