SD Negeri Wugaga di Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi, menjadi salah satu sekolah di wilayah pegunungan yang menerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) senilai Rp1 miliar pada 2026.
Program tersebut difokuskan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Saat ini, pekerjaan masih memasuki tahap penggalian pondasi untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB).
Baca juga: Speedboat MISTER UN Ditemukan, Nahkoda Masih Hilang
Kepala SDN Wugaga, Fery Joni, mengatakan bantuan revitalisasi mencakup pembangunan tiga ruang kelas permanen, rumah dinas guru, toilet, serta pemasangan batu penahan tebing sepanjang sekitar 10 meter.
"Kami sangat bersyukur mendapat bantuan ini. Meski akses menuju sekolah cukup berat, pekerjaan tetap berjalan. Harapan kami, sekolah menjadi lebih layak, aman, dan nyaman sehingga proses belajar mengajar semakin optimal," ujar Fery, Selasa (21/7).
Baca juga: Jalan Usaha Tani Karawana Mulai Dibangun, Akses Petani Kini Lebih Lancar
Menurutnya, kehadiran ruang kelas baru yang dilengkapi mebelair akan meningkatkan semangat belajar siswa. Sementara pembangunan rumah dinas guru dinilai sangat penting karena sebagian besar tenaga pendidik berasal dari luar wilayah pegunungan dengan akses transportasi yang terbatas.
"Rumah dinas permanen akan membantu guru lebih nyaman bertugas dan memastikan layanan pendidikan di daerah pegunungan tetap berjalan maksimal," katanya.
Baca juga: Kejati Sulteng Bekali Aparatur Mitigasi Risiko Hukum Addendum Kontrak
Revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat pemerataan layanan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas belajar bagi siswa di wilayah pegunungan Kabupaten Sigi.
Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Pendidikan
Lokasi : Sigi, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan
Editor : Redaksi