Dua Madrasah Alkhairaat Dolo Bersyukur Dapat Rehabilitasi, Minta Mutu Pekerjaan Jadi Prioritas

Reporter : Redaksi
Progres rehab gedung sekolah madrasah milik yayasan Alkhairaat (foto : Agus_beritaformat)

Dua lembaga pendidikan yang berada dalam satu kawasan, MTsS Alkhairaat Dolo Kota Pulu dan MAS Alkhairaat Dolo Kota Pulu, menerima bantuan rehabilitasi dan renovasi madrasah melalui Program PHTC 1 yang dilaksanakan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Tengah.

Kepala MAS Alkhairaat Dolo, Asma, menyampaikan rasa syukur atas bantuan rehabilitasi yang meliputi ruang kelas, laboratorium komputer, perpustakaan, dan ruang administrasi.

Baca juga: Kades Taopa Utara: Sabu di Parigimoutong "Dijual Seperti Cabai", Polres Tegaskan Perang terhadap Narkoba!

"Dengan adanya renovasi ini, proses belajar mengajar akan lebih aman dan nyaman," ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Asma berharap pekerjaan segera diselesaikan meski kontraktor mendapat tambahan waktu pelaksanaan. Menurutnya, kualitas bangunan harus tetap menjadi prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Hal senada disampaikan Kepala MTsS Alkhairaat Dolo, Salwa. Ia mengapresiasi bantuan pemerintah dan berharap seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal yang tercantum pada papan informasi proyek.

Baca juga: Yonif TP 918/MM Gelar Nobar Piala Dunia, Pererat Silaturahmi dengan Forkopimcam dan Masyarakat

"Kami berharap pekerjaan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga berkualitas. Jangan sampai mengejar waktu namun mutu bangunan diabaikan karena akan merugikan sekolah maupun pelaksana," katanya.

Di MTsS Alkhairaat Dolo, pekerjaan meliputi rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi laboratorium, serta pembangunan gazebo sebagai kelas terbuka. Salwa juga berharap pemerintah dapat melanjutkan rehabilitasi gedung dua lantai yang masih berdinding papan, termasuk penggantian atap dan dinding yang telah mengalami kerusakan akibat usia.

Baca juga: Di Tengah Sorotan Dugaan APD, SMPN 13 Sigi Pilih Disiplin K3: Sediakan APD Lengkap untuk Seluruh Pekerja

Program rehabilitasi dan renovasi madrasah di Kabupaten Sigi tersebut bersumber dari APBN 2025 dan dikerjakan oleh PT Karya Putera Mandiri Adisarana sebagai kontraktor pelaksana dengan total nilai anggaran sekitar Rp19,6 miliar. Pihak sekolah berharap proyek selesai tepat waktu, memenuhi spesifikasi teknis, dan memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Reporter : Agus
Penyunting : W13D
Kategori : Pendidikan
Lokasi : Sigi, Sulawesi Tengah
Sumber : Liputan

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru