Desa Bulubete, Kecamatan Dolo Selatan, mencatat capaian ekonomi desa yang signifikan melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis potensi lokal dan berhasil mengembangkan usaha terintegrasi antara budidaya jagung dan penggemukan sapi, dengan memanfaatkan limbah jagung sebagai pakan ternak.
Program ini dijalankan di bawah kepemimpinan Kepala Desa, Umar K. Sanulibu, bersama pengurus BUMDes dan masyarakat.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
Keberhasilan ini disampaikan pada Minggu, 22 Maret 2026, di wilayah Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Model usaha dinilai efektif karena menciptakan efisiensi biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas melalui integrasi sektor pertanian dan peternakan. Dalam satu kali panen, BUMDes mampu mencetak keuntungan hingga Rp50 juta, menjadi salah satu capaian ekonomi desa yang menonjol di wilayah tersebut.
Pengembangan BUMDes dilakukan secara bertahap sejak masa kepemimpinan sebelumnya, lalu diperkuat melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan.
Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah
Kepala Desa Bulubete, Umar K. Sanulibu, menyebut capaian tersebut merupakan hasil konsistensi pengelolaan desa.
“BUMDes ini sudah berjalan sejak kepemimpinan sebelumnya dan kami lanjutkan dengan penguatan serta inovasi agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, BUMDes tidak hanya menjadi sumber pendapatan desa, tetapi juga instrumen pemberdayaan petani dan peternak lokal.
Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah
Keberhasilan Desa Bulubete menunjukkan bahwa pengelolaan potensi lokal secara profesional dan kolaboratif mampu mendorong kemandirian ekonomi desa, sekaligus menjadi model inspiratif bagi desa lain di Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah.
Reporter: Anjasman
Editor: W13D
Kategori: Ekonomi
Lokasi: Sigi, Sulawesi Tengah
Sumber: Liputan
Editor : Redaksi