Dana Rp150 Juta Kemenag, MCK SD MI Ogobayas Mangkrak hingga 2026

Reporter : Redaksi
Kondisi MCK di MI Desa Ogabayas yang diduga gagal bangun dan tidak bisa di fungsikan (foto : enos_beritaformat)

Bantuan renovasi fasilitas pendidikan dari Kementerian Agama senilai Rp150 juta untuk SD Madrasah Ibtidaiyah (MI) Desa Ogobayas, Kecamatan Mepanga, yang dikucurkan sejak 2023, menyisakan persoalan. Hingga awal 2026, pembangunan MCK sekolah belum dapat difungsikan.

Bantuan yang disalurkan melalui BKBA Kemenag tersebut diperuntukkan bagi renovasi sejumlah fasilitas sekolah, meliputi plafon, pintu, instalasi air, serta sanitasi MCK. Namun, berdasarkan temuan di lapangan, bagian MCK belum rampung karena closed, atap, dan pintu tidak terpasang, sehingga tidak bisa digunakan oleh siswa.

Baca juga: 100 Lebih Siswa SDN 3 Dampelas Berebut Satu Toilet Layak, Sekolah Minta Revitalisasi

Menindaklanjuti informasi masyarakat, jurnalis Berita Format menemui Kepala SD MI Ogobayas, Suaib, pada Sabtu (31/1/2026). Ia menyatakan keterlambatan penyelesaian MCK disebabkan persoalan tenaga kerja.

“Kendalanya ada di tukang. Sudah tiga kali saya ganti tukang, dan semua tukang sudah saya bayarkan,” ujar Suaib.

Namun, keterangan berbeda disampaikan oleh salah satu tukang, Sofyan, yang ditemui jurnalis pada Kamis (5/2/2026). Ia mengaku mengerjakan dua item pekerjaan, yakni plafon serta pembangunan dua unit MCK baru dan satu unit MCK renovasi.

“Yang tidak selesai itu MCK. Kendalanya di keuangan. Upah kerja kami belum dibayarkan sekitar Rp5 juta,” ungkap Sofyan.

Baca juga: 28 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan, Perempuan Dibekuk di Bolano

Ia menambahkan, keterlambatan pembayaran berdampak langsung pada keberlangsungan pekerjaan dan kebutuhan hidup para pekerja.

“Kami datang dan kerja setiap hari. Kalau keuangan bermasalah, keluarga kami makan apa?” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Desa Ogobayas, Nasrun, menegaskan bahwa fasilitas sanitasi merupakan kebutuhan mendasar di lingkungan sekolah.

Baca juga: Yonif TP 918/MM Gelar Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Warga Desa Labuan

“MCK sangat penting untuk kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan siswa serta staf. Seharusnya fasilitas ini sudah selesai dan bisa digunakan,” tegas Nasrun.

Hingga berita ini diterbitkan, MCK SD MI Ogobayas masih belum difungsikan, meski bantuan renovasi telah berjalan lebih dari dua tahun.

Reporter: Enos
Editor: W13D
Kategori: Pendidikan
Lokasi: Parigimoutong, Sulawesi Tengah
Sumber: Investigasi

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru