Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda), menggenjot pekerjaan lanjutan rehabilitasi Bendung Daerah Irigasi (D.I) Jono Oge yang berada di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.
Pekerjaan meliputi rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang kurang lebih 700 meter serta pembangunan delapan bangunan air. Proyek ini dilaksanakan oleh CV Bakti Paduka Mulia dan bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp1,9 miliar.
Baca juga: Kejati Sulteng Setujui Restorative Justice Dua Perkara di Banggai
Kegiatan yang dimulai sejak 11 Agustus 2025 itu dilaksanakan di perbatasan Dusun I dan Dusun II Desa Jono Oge, dengan sasaran peningkatan suplai air irigasi untuk lahan pertanian seluas sekitar 300 hektare. Pemerintah menargetkan proyek ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala Desa Jono Oge, Fahmi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang kembali memberikan bantuan rehabilitasi bendung dan jaringan irigasi di wilayahnya.
Baca juga: Kades Malalan Klarifikasi Keterlambatan BLT Tahap I 2026, Penyaluran Tuntas ke 8 KPM
“Kami sangat bersyukur, ini sudah yang kedua kalinya bendung dan jaringan irigasi Jono Oge mendapat perhatian. Harapannya, pasokan air semakin baik dan hasil panen padi petani bisa meningkat,” ujar Fahmi kepada media, Minggu (14/12).
Namun demikian, Fahmi berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada infrastruktur irigasi semata.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
“Agar pertanian berkelanjutan, selain sarana irigasi yang memadai, kami juga masih membutuhkan bantuan prasarana seperti alat dan mesin pertanian (alsintan),” pungkasnya.
Reporter: Agus
Editor: W13D
Kategori: Ekonomi
Lokasi: Donggala, Sulawesi Tengah
Sumber: Liputan
Editor : Redaksi