Pemerintah Desa Lafeu, Kecamatan Bungku Pesisir, terus menggenjot pembangunan infrastruktur prioritas, terutama akses jalan dan penataan pemukiman. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat fungsi Desa Lafeu sebagai ibu kota kecamatan yang seharusnya memiliki fasilitas representatif bagi seluruh masyarakat.
Kepala Desa Lafeu, Arifin Laembo, SE, menegaskan bahwa fasilitas publik di wilayahnya bukan hanya untuk warga desa, tetapi untuk semua masyarakat Kecamatan Bungku Pesisir.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
“Desa Lafeu adalah ibu kota kecamatan, jadi seluruh fasilitas harus representatif. Puskesmas misalnya, digunakan oleh semua desa di Bungku Pesisir,” ujarnya.
Arifin mengungkapkan bahwa penataan pemukiman di Desa Lafeu belum berjalan optimal akibat minimnya anggaran pembangunan, khususnya untuk akses jalan dan lorong.
“Ke depan kami berharap Pemerintah Kabupaten memberi perhatian lebih. Penataan pemukiman belum baik karena kurangnya anggaran pembangunan jalan,” jelasnya.
Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah
Ia menambahkan bahwa penyediaan akses jalan yang memadai akan menjadi titik awal kerapian tata wilayah.
“Kalau jalan dan lorong sudah tersedia, masyarakat tidak lagi membangun rumah sembarangan,” tegas Arifin.
Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah
Pemerintah desa berharap pembangunan infrastruktur ibu kota kecamatan segera menjadi prioritas kabupaten demi menunjang pelayanan publik dan aktivitas masyarakat Bungku Pesisir.
Reporter: Ashari
Editor: W13D
Kategori: Daerah
Lokasi: Morowali
Sumber: Wawancara Narasumber
Editor : Redaksi