Sabtu, 4 Oktober 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Palu, Sulawesi Tengah | Kategori; Daerah | Penulis; Agus
Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Provinsi Sulawesi Tengah terus menggenjot pelaksanaan Program Berani Sejahtera yang menyasar rumah tidak layak huni. Salah satunya melalui pembangunan sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) di sejumlah kabupaten.
Baca juga: 100 Lebih Siswa SDN 3 Dampelas Berebut Satu Toilet Layak, Sekolah Minta Revitalisasi
Kepala Disperkimtan Sulteng, Abdul Haris Karim, ST, MM, mengatakan program tersebut menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan fokus pada peningkatan sanitasi, ketersediaan air minum, pencahayaan, dan kualitas konstruksi rumah.
“Program ini sejalan dengan visi misi Gubernur untuk mensejahterakan masyarakat. Tahun ini pembangunan MCK meliputi Kabupaten Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Morowali Utara, Tojo Una-Una, dan Banggai Laut,” ujarnya, Jumat (3/10).
Baca juga: 28 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan, Perempuan Dibekuk di Bolano
Menurut Abdul Haris, melalui APBD 2025 telah dialokasikan anggaran untuk sekitar 300 unit MCK, dengan nilai pekerjaan rata-rata Rp20 juta per unit. Saat ini sebagian proyek telah mencapai progres 100 persen dan tinggal menunggu pelaporan rekanan untuk proses serah terima (PHO).
Ia menambahkan, pembangunan MCK ini diharapkan terus bertambah pada tahun mendatang, seiring dengan banyaknya usulan dari desa-desa yang masih membutuhkan sarana dasar tersebut.
Baca juga: Yonif TP 918/MM Gelar Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Warga Desa Labuan
“Selagi masih ada kegiatan rumah tidak layak huni, tentu usulan dari masyarakat akan kita tampung. Jika anggaran bertambah, jumlah unit MCK yang bisa dibangun juga akan semakin banyak,” jelasnya.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin, tetapi juga mendukung target pembangunan daerah menuju pemukiman yang lebih sehat dan layak huni.
Editor : Redaksi