Sabtu, 13 September 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Banggai, Sulawesi Tengah
Kategori; Pendidikan | Penulis; Agus
Baca juga: 100 Lebih Siswa SDN 3 Dampelas Berebut Satu Toilet Layak, Sekolah Minta Revitalisasi
Proyek pembangunan tiga gedung berlantai dua di SMKN 1 Luwuk, Kabupaten Banggai, terus dikebut agar bisa segera dimanfaatkan siswa untuk kegiatan belajar mengajar. Proyek senilai Rp12,5 miliar ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) SMK tahun 2024 dengan metode swakelola tipe I oleh Panitia Pembangunan Sekolah (P2S).
Bangunan yang dikerjakan meliputi 14 ruang kelas baru, ruang praktik usaha perjalanan pariwisata, perpustakaan, laboratorium bahasa, komputer, kimia, fisika, biologi, serta 7 unit toilet dan sanitasi. Saat ini progres pengerjaan sudah mencapai 80%.
Baca juga: Yonif TP 918/MM Gelar Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Warga Desa Labuan
PPTK Bidang SMK, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Gunawan, menyebut sebagian gedung sudah masuk tahap finishing, sementara gedung D masih mengalami keterlambatan. Pihak sekolah pun mengajukan perpanjangan waktu kedua selama 45 hari, mulai 31 Agustus hingga Oktober 2025.
“Awalnya ada kendala karena lokasi sekolah sempit sehingga menghambat pembongkaran dan distribusi material. Ditambah faktor cuaca dan tenaga kerja. Namun dengan progres yang ada, tambahan waktu diharapkan bisa menuntaskan pekerjaan sesuai target agar cepat dimanfaatkan siswa,” ujar Gunawan, Jumat (12/9).
Baca juga: Yonif TP 918/MM Tanamkan Karakter dan Bela Negara kepada Santri di Moutong
Gunawan menegaskan, sistem swakelola mengharuskan panitia mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran sebelum pencairan berikutnya.
“Selagi masih memungkinkan, kami beri perpanjangan waktu. Intinya, pembangunan ini harus selesai agar anak-anak segera bisa menggunakan fasilitas baru,” tandasnya.
Editor : Redaksi