Kamis, 11 September 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah
Kategori; Daerah | Penulis; Ashari
Baca juga: 100 Lebih Siswa SDN 3 Dampelas Berebut Satu Toilet Layak, Sekolah Minta Revitalisasi
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Tojo Una-Una pada 2025 terhambat akibat efisiensi anggaran besar-besaran. Dampaknya, kegiatan pembangunan berskala besar nyaris tidak terlaksana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tojo Una-Una, Hamid Lasodi, menjelaskan penurunan anggaran sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Baca juga: 28 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan, Perempuan Dibekuk di Bolano
“Pada 2024 anggaran jalan dan jembatan kurang lebih Rp60 miliar. Namun di 2025, anggarannya tidak sampai Rp10 miliar. Turun hampir 180 derajat. Artinya, banyak program yang otomatis terhapus,” ungkap Hamid, Kamis (11/9/2025).
Dengan kondisi tersebut, proyek yang dilaksanakan tahun ini hanya berskala kecil, seperti perbaikan timbunan jalan menggunakan alat berat milik Dinas PU. Sementara penempelan jalan hanya mengandalkan dana rehabilitasi rutin dan berkala dengan pagu Rp50–100 juta.
Baca juga: Yonif TP 918/MM Gelar Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Warga Desa Labuan
Untuk pekerjaan besar, Dinas PU Tojo Una-Una kini hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kementerian PUPR. Beberapa proposal telah diajukan, di antaranya perbaikan ruas jalan menuju Dataran Bulan, ruas Bugi–Kalemba, serta pembangunan jembatan di Desa Watusongu–Paranonge.
“Kami berharap pemerintah provinsi maupun pusat bisa merespons agar pembangunan jalan dan jembatan strategis di Tojo Una-Una tetap berjalan. Jika tidak, dampaknya besar terhadap roda perekonomian masyarakat,” kata Hamid.
Editor : Redaksi