“Si-Rental” Puskesmas Dolo: Solusi Cerdas Hadapi Anak Bolos Imunisasi

Reporter : Redaksi
Pengelola Imunisasi UPT Puskesmas Dolo, Rizka, S.Kep, Ners, (foto : agus_beritaformat.com)

Kamis, 11 September 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Sigi, Sulawesi Tengah

Kategori; Daerah | Penulis; Agus

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

Banyak anak bolos posyandu, Puskesmas Dolo tak kehabisan akal. Lewat inovasi Si-Rental (Sistem Reschedule Imunisasi Tanggal 14), kini tak ada lagi alasan anak terlewat imunisasi. Vaksin tetap tersalurkan, cakupan meningkat, angka penyakit menurun.

Cakupan imunisasi di wilayah Dolo sempat rendah karena banyak anak tidak hadir di posyandu sesuai jadwal. Penyebabnya beragam, mulai dari anak sakit, orang tua sibuk, hingga tidak adanya kendaraan. Padahal, imunisasi harus tepat waktu agar pembentukan kekebalan tubuh anak optimal.

Sehat : salah satu balita mendapatkan imunisasi dasar di Puskesmas Dolo (foto : agus_beritaformat.com)

Puskesmas menetapkan tanggal 14 setiap bulan sebagai hari khusus imunisasi ulang bagi anak-anak yang terlewat. Selain itu, petugas juga melakukan swiping atau kunjungan rumah jika masih ada anak yang tidak hadir.

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

Program ini dikoordinir oleh Pengelola Imunisasi UPT Puskesmas Dolo, Rizka, S.Kep, Ners, bersama tim petugas lapangan yang tersebar di 29 posyandu.

“Inovasi ini lahir karena cakupan imunisasi rendah. Dengan Si-Rental, anak yang terlewat tetap bisa mendapat hak imunisasinya. Harapan kami pemerintah dan lintas sektor terus mendukung, terutama soal ketersediaan vaksin agar jangan sampai kosong.” tutur Rizka. Kamis (11/9/2025).

Reschedule dilakukan rutin tiap tanggal 14 di Puskesmas Dolo, sementara posyandu tetap berjalan sesuai jadwal masing-masing desa.

Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

"Dengan sistem ini, vaksin tidak terbuang sia-sia. Pasalnya, beberapa jenis vaksin dalam satu vial harus dipakai sekaligus untuk 5–20 anak. Bila tidak, sisa vaksin harus dibuang karena sudah tidak layak pakai," imbuhnya.

Imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Dolo kini naik menjadi 65% pada triwulan II tahun 2025. Angka kesakitan bayi seperti pneumonia dan diare juga dilaporkan menurun.

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru