Polres Parigi Moutong dan Komunitas Ojol Gelar Salat Gaib untuk Driver Ojol Jakarta

Reporter : Redaksi
Kapolres Parigimoutong, AKBP Hendrawan pimpin sholat gaib untuk keselamatan bangsa dan mendoakan mendiang Affan driver ojol yang meninggal pada saat demo di Jakarta (foto : asri_beritaformat.com)

Minggu, 31 Agustus 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Parigimoutong, Sulawesi Tengah

Kategori; Daerah | Penulis; Asri

Baca juga: 100 Lebih Siswa SDN 3 Dampelas Berebut Satu Toilet Layak, Sekolah Minta Revitalisasi

Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Mapolres Parigi Moutong, Minggu (31/8/2025), saat ratusan jamaah melaksanakan Salat Gaib untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online asal Jakarta yang wafat saat aksi demo di ibu kota.

Salat Gaib dipimpin langsung Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan, bersama pejabat utama (PJU) Polres, personel kepolisian, serta komunitas ojek online setempat. Doa-doa dipanjatkan agar almarhum mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Kapolres Parigimoutong, AKBP Hendrawan bersama komunitas ojol dan jajaran pejabat Polres Parigimoutong pimpin doa bersama (foto : asri_beritaformat.com)

Baca juga: 28 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan, Perempuan Dibekuk di Bolano

Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut.

“Hari ini kita hadir bukan hanya untuk mendoakan almarhum Affan, tetapi juga untuk memperlihatkan bahwa kebersamaan adalah kekuatan kita. Dalam suka maupun duka, kita harus saling menguatkan. Mari kita jaga solidaritas, persaudaraan, dan persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah.

Baca juga: Yonif TP 918/MM Gelar Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Warga Desa Labuan

“Jangan sampai kita terprovokasi dengan berita-berita yang belum jelas kebenarannya. Mari bersama menjaga situasi daerah kita tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi antara aparat kepolisian dan komunitas ojol di Parigi Moutong. Kebersamaan itu menunjukkan bahwa rasa empati dan kepedulian sosial mampu menyatukan siapa saja, bahkan dalam peristiwa duka yang terjadi jauh dari daerah mereka.

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru