Kamis, 28 Agustus 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Jakarta
Kategori; Nasional | Penulis; Asri
Baca juga: ATR/BPN Batasi Alih Fungsi Sawah, 89 Persen Lahan Wajib Dilindungi
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) turun langsung meninjau persiapan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan digelar serentak di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Program ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tomsi menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat koordinasi persiapan GPM secara virtual dari Kantor Pusat Kemendagri, Kamis (28/8/2025).
Ia menegaskan pentingnya keterlibatan Pemda dalam menjamin kelancaran kegiatan, mulai dari penyediaan bahan pangan seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) hingga dukungan logistik di lapangan.
Baca juga: Program JIAT APBN 2025 Masuk Kamonji, Petani Donggala Mulai Rasakan Dampak Positif
“Untuk mendukung penuh Gerakan Pangan Murah ini, Pemda perlu berkoordinasi dengan Polres, Kodim, Forkopimda, Kejaksaan, serta Bulog setempat terkait teknis pelaksanaan,” ujar Tomsi.
Selain pengawasan, ia juga meminta perangkat humas pusat dan daerah melakukan sosialisasi masif agar masyarakat luas berpartisipasi. Menurutnya, GPM yang digelar serentak harus mampu menjangkau hingga pelosok desa.
Baca juga: Ardi Krisnamurti Pimpin PKN Jawa Timur 2026–2031
Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan bahwa kegiatan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
“Saya berharap pelaksanaan GPM dilakukan dengan kesungguhan hati dan ketulusan. Keberadaan kita adalah untuk mengabdi kepada masyarakat, sehingga pangan murah ini bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.
Editor : Redaksi