Rabu, 27 Agustus 2025 | Redaksi BERITA FORMAT | Palu, Sulawesi Tengah
Kategori; Pendidikan | Penulis; Agus
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
Dalam rangka memperingati 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Panca Marga Palu berkolaborasi dengan Komunitas Oma Opa Keren menggelar Gebyar Merah Putih khusus bagi kalangan lanjut usia (lansia). Kegiatan ini menjadi wujud pengabdian masyarakat dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Ketua STIA Panca Marga, Dr. Dewi Cahyawati Abdullah, menyatakan peringatan kemerdekaan tidak sekadar seremoni, tetapi momentum menggugah semangat keberdayaan seluruh elemen bangsa, termasuk lansia.
“Mereka masih bisa berkarya, mengekspresikan diri, dan merayakan kemerdekaan dengan penuh kebebasan jiwa. Inilah makna merdeka yang sesungguhnya,” ujarnya.
Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah
Ia menambahkan, banyak lansia kerap merasa tak lagi memiliki peran. Melalui kegiatan ini, STIA ingin menegaskan bahwa pengalaman dan semangat hidup lansia tetap bernilai serta layak diberdayakan. Ke depan, kampus menargetkan program pembinaan ekonomi lansia agar tetap produktif sesuai kemampuan masing-masing.
Acara Gebyar Merah Putih ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk menghadirkan ruang inklusif bagi lansia.
“Kemerdekaan sejati adalah ketika setiap individu, tanpa batas usia, merasa dihargai dan mampu berkontribusi,” tegas Dr. Dewi.
Baca juga: Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu Sembelih 18 Hewan Kurban
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Oma Opa Keren Palu, Irwan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut.
“Kami merasa diberdayakan dan tidak dilupakan. Kegiatan ini membuat para lansia lebih percaya diri, tetap bersemangat, dan memiliki ruang untuk berkarya,” ujarnya.
Editor : Redaksi