LPK SHIN Indonesia Dorong Pemberdayaan Pemuda Sulteng Lewat Program Magang ke Jepang

Reporter : Redaksi
Syamsir Hidayat, Penanggungjawab Operasional LPK SHIN Sulawesi Tengah (foto : ashari_beritaformat.com)

FORMAT PALU | Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) SHIN Indonesia terus menggencarkan program perekrutan tenaga kerja muda untuk diberangkatkan magang ke Jepang, sebagai bagian dari upaya memberdayakan generasi muda dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Program ini telah dijalankan selama beberapa tahun dengan hasil yang dinilai sangat memuaskan. Melalui sistem seleksi ketat dan pelatihan budaya serta bahasa Jepang selama empat bulan, peserta magang dipersiapkan untuk bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang.

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

Menurut Samsir Hidayat, penanggung jawab operasional LPK SHIN Indonesia wilayah Sulawesi Tengah, legalitas kegiatan lembaga ini telah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Ketenagakerjaan.

“LPK SHIN sudah tiga kali mendapatkan perpanjangan izin sebagai sending organisation. Izin diterbitkan langsung oleh Kemenaker dengan syarat utama, minimal bekerja sama dengan 2 asosiasi di Jepang,” jelas Samsir, saat mendampingi kegiatan pembinaan olahraga bagi peserta lolos seleksi, Selasa (2/7/2025).

Samsir juga mengungkapkan, pada Juli 2025 ini, LPK SHIN telah menjalin kerja sama dengan 187 perusahaan dan membentuk 16 asosiasi di Jepang. Saat ini, lembaga tersebut memiliki dua kantor cabang di Jepang dan berencana membuka satu lagi di Okinawa untuk memperkuat pendampingan peserta selama berada di negara tujuan.

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

“Kantor cabang kami di Jepang akan mendampingi peserta jika menghadapi masalah, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Peserta magang akan mengikuti sejumlah tes untuk mengukur kelayakan dan kesiapan kerja. Mereka yang berprestasi dan bebas pelanggaran akan diprioritaskan untuk wawancara dengan perusahaan penerima di Jepang.

Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

LPK SHIN Indonesia juga mendorong pemerintah daerah Sulawesi Tengah agar ikut berkontribusi dalam mendukung program ini, khususnya dalam hal pembiayaan pelatihan dan pemberangkatan peserta.

“Kami harap Pemprov bisa bantu sebagai penjamin ke Bank Pembangunan Daerah Sulteng, karena sebagian besar orang tua peserta berasal dari keluarga kurang mampu,” pungkas Samsir. (Ashari)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru