FORMAT PALU | Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu hanya melaksanakan 19 paket pekerjaan jalan sepanjang tahun 2025. Hal ini terjadi akibat kebijakan efisiensi anggaran, yang membuat banyak alokasi dana pembangunan jalan terpotong secara signifikan.
Menurut Aris, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, efisiensi tersebut berdampak langsung pada jumlah proyek yang bisa ditangani tahun ini.
Baca juga: Kejati Sulteng Setujui Restorative Justice Dua Perkara di Banggai
"Jalan Sekunder 2 tetap jadi skala prioritas. Saat ini ada 9 paket yang sedang dalam proses pelelangan selama satu minggu terakhir. Semuanya bernilai di atas Rp400 juta, sementara sisanya dilakukan lewat penunjukan langsung," jelas Aris. Kamis (26/6/2025).
Ia juga menambahkan bahwa pada tahun ini tidak ada pekerjaan jalan yang dibiayai oleh dana pusat.
Baca juga: Kades Malalan Klarifikasi Keterlambatan BLT Tahap I 2026, Penyaluran Tuntas ke 8 KPM
"Dana dari pusat untuk pekerjaan jalan nihil tahun ini," imbuhnya.
Meski mengalami pemangkasan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam membangun infrastruktur jalan dan jembatan. Upaya ini dinilai mendukung kelancaran sistem transportasi dan roda perekonomian kota.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
Perkembangan infrastruktur ini juga dinilai sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Palu sebagaimana tertuang dalam RPJMP (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Panjang) dan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), yang menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan berbasis konektivitas wilayah. (Arif)
Editor : Redaksi