FORMAT PARIGI MOUTONG | Ketua Komite SMAN 1 Balinggi, Agus, mendesak Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Balinggi, Melkiades I Made Arianto, untuk memberikan laporan pertanggungjawaban terkait pengelolaan dana sumbangan wali murid.
Menurut Agus, dana sumbangan wali murid baru sebesar Rp750 ribu per siswa dan Rp60 ribu per bulan digunakan untuk keperluan sekolah, namun tidak ada transparansi dalam pengelolaannya.
Baca juga: Kejati Sulteng Setujui Restorative Justice Dua Perkara di Banggai
"Saya minta laporan pertanggungjawaban karena saya sering ditanya wali murid tentang penggunaan dana sumbangan," kata Agus saat dihubungi wartawan, Senin (24/2).
Sementara itu, salah satu wali murid SMAN 1 Balinggi, inisial L, membenarkan adanya sumbangan wali murid baru sebesar Rp750 ribu per siswa dan Rp60 ribu per bulan.
Baca juga: Kades Malalan Klarifikasi Keterlambatan BLT Tahap I 2026, Penyaluran Tuntas ke 8 KPM
"Kami diminta membayar sumbangan untuk keperluan sekolah akan tetapi, kami juga ingin tahu alur penggunaan dana tersebut," kata L.
Upaya wartawan untuk menghubungi Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Balinggi, Melkiades I Made Arianto, tidak berhasil, dugaan kuat nomor awak media telah diblokir.
Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Asrul Achmad, S.Pd., M.Si., saat dikonfirmasi awak media pada, Selasa (25/2/2025), masih belum memberikan jawaban atas polemik dugaan pungli yang terjadi di SMAN 1 Balinggi. (Asri)
Editor : Redaksi