Bangunan SMA Sis Al-Djufri Tolitoli Mangkrak, Pemprov Diminta Perhatikan

Reporter : Redaksi
Kondisi salah satu ruangan kelas yang kosong tampak tidak terawat dan banyak plafon yang rusak (foto : agus/asri_beritaformat.com)

FORMAT TOLITOLI | Dua gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta, Sis Al-Djufri yang berlokasi di Desa Galandau, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, tidak difungsikan untuk kegiatan belajar siswa SMA.

Gedung yang dibangun tahun 2020 menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pendidikan, kini kondisinya mengalami kemiringan struktur bangunan karena berdiri di atas lahan gambut (red_rawa) dan banyak kaca jendela yang sudah terlepas.

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan di Gang Pasar Masomba, Polisi Selidiki Identitas Korban

Gedung SMA Sis Al-Djufri yang saat ini dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar sisa SDN Galandau (foto : agus/asri_beritaformat.com)

Kondisi bangunan yang tidak layak dan memprihatinkan ini, masih dimanfaatkan oleh Kepala Sekolah Sekolah Dasar Negri (SDN) Galandau, Nurliang, S.Pd., untuk kegiatan belajar mengajar 30 siswa siswinya.

Baca juga: WOM Finance Sampaikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Dugaan Penarikan dan Lelang Motor Nasabah

"Dengan pertimbangan, kami terpaksa menumpang di dua gedung SMA Sis Al-Djufri untuk proses belajar mengajar siswa kelas 1-6 karena, gedung kami tidak lagi memadai," ungkap Nurliang, S.Pd. Kamis (16/1/2025).

Lebih lanjut Nurliang menjelaskan, dengan kondisi ini, para guru dan 30 orang siswa sejak 2022 lalu menggunakan fasilitas gedung SMA Sis Al- Djufri.

Baca juga: Diduga Dikeroyok Empat Rekannya, Pria di Huntap Tompe Tewas Bersimbah Darah

"Kami sudah koordinasikan ke Korwil, Kepala Sekolah SMA dan pemerintah desa setempat. Namun, untuk pemanfaatan gedung sejauh ini belum kami koordinasikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah," pungkasnya.

Sementara berita ini tayang, redaksi belum mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak Yayasan Al-Djufri dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng. Dan akan melakukan klarifikasi lanjutan. (Agus/Asri)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Terpopuler
Berita Terbaru